thumbnail

Polsek Sragi Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir Rob di Desa Depok

Reza Reza
1 min read
1 hari yang lalu

Siwalan – Kepolisian Sektor (Polsek) Sragi, Kabupaten Pekalongan, menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir rob di Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Rabu (21/1/2026). Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami bencana banjir yang terjadi dalam kurun waktu cukup lama.

Kapolsek Sragi AKP Turkhan menyampaikan keprihatinannya atas kondisi warga Desa Depok yang terdampak banjir. Ia menyebutkan bahwa banjir tidak hanya terjadi dalam hitungan hari, melainkan sudah berlangsung selama satu hingga dua bulan terakhir.

“Kurang lebih satu sampai dua bulan ini warga terdampak banjir. Kehadiran kami yang tidak seberapa ini semoga bisa membantu meringankan beban keluarga yang terdampak banjir dan air rob di Desa Depok,” ujar AKP Turkhan.

Selain menyerahkan bantuan, pihaknya juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada. Menurutnya, musim hujan masih berlangsung sehingga potensi terjadinya banjir kembali masih terbuka.

“Kami mengimbau warga Desa Depok khususnya agar tetap waspada, karena musim hujan ini belum berakhir dan kemungkinan permasalahan banjir masih bisa terjadi,” katanya. Ia juga berpesan agar warga tetap sabar, menjaga kesehatan, serta mengikuti petunjuk dan arahan dari pemerintah.

Sementara itu, Kepala Desa Depok Hadi Suwitno menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polsek Sragi beserta jajaran serta Bhayangkari Polsek Sragi–Siwalan atas kepedulian yang diberikan kepada warganya.

“Atas nama masyarakat Desa Depok, kami mengucapkan terima kasih dan beribu-ribu terima kasih kepada Bapak Kapolsek beserta jajarannya serta Ibu-ibu Bhayangkari Polsek Sragi–Siwalan atas kepeduliannya terhadap warga kami yang terdampak musibah banjir tahun ini,” ungkap Hadi.

Ia menjelaskan, Desa Depok merupakan wilayah dataran rendah di kawasan pesisir pantai, sehingga selain terdampak banjir rob, wilayah tersebut juga diperparah dengan curah hujan tinggi. Dalam sepekan terakhir, dampak banjir semakin meluas.

“Dalam satu minggu belakangan ini, hampir 90 persen rumah warga di Desa Depok terdampak banjir. Semua kemasukan air dan sampai hari ini masih terjadi,” jelasnya.

Hadi menambahkan, pemerintah desa berharap Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat segera merealisasikan penanganan banjir secara menyeluruh. Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diterima, pada tahun 2026 direncanakan akan dibangun pompa untuk mengatasi banjir yang telah dialami warga sejak tahun 2020.

“Harapan kami, pembangunan pompa yang direncanakan tahun 2026 ini bisa segera direalisasikan agar musibah banjir yang kami alami sejak 2020 dapat segera teratasi,” pungkasnya

#Kabupaten Pekalongan
#Polsek Sragi
#Banjir
#Bantuan

Diskusi

Login untuk mengirim komentar
Belum ada komentar