thumbnail

Banjir Masih Tinggi, Distribusi Logistik Warga Tegaldowo Terpaksa Menggunakan Perahu

Reza Reza
1 min read
1 hari yang lalu

Tirto – Banjir yang masih menggenangi sejumlah Desa  di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, menyebabkan aktivitas warga lumpuh dan akses jalan belum dapat dilalui kendaraan. Hingga saat ini, ketinggian air di sejumlah titik masih cukup tinggi kisaran 60 sentimeter hingga 1,5 meter sehingga distribusi logistik bagi warga terdampak terpaksa dilakukan menggunakan perahu.

Beginilah kondisi Desa Tegaldowo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan hingga Senin 26 Januari 2026, Pemerintah Desa bersama warga dan pemuda setiap hari menyalurkan bantuan dengan menggunakan perahu kayu dan perahu milik warga. Setiap harinya secara bergantian mereka mengambil dan mendistribusikan bantuan logistik baik dari Dapur Umum Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan ataupun bantuan dari berbagai pihak. 

Menurut keterangan petugas di lapangan, Hamdan banjir yang belum surut membuat sebagian warga masih bertahan di rumah dan belum dapat beraktivitas secara normal. Penggunaan perahu menjadi satu-satunya sarana untuk menjangkau permukiman warga yang terisolasi akibat genangan air yang mencapai puluhan sentimeter hingga 1,5 meter. 

"Selain menyalurkan logistik, sehari tiga kali kami juga membantu warga yang akan keluar dan masuk desa untuk beraktivitas," terangnya. 

Hal denda juga disampaikan petugas distribusi makanan, Zabidin meski sebagian warga telah mengungsi tapi sebagian juga masih bertahan di posko- posko pengungsi mandiri. Terdapat 4 posko pengungsi yang ada di desa Tegaldowo, yakni 2 di Tegaldowo bagian barat Sungai Meduri dan 2 di sebelah timur Sungai Meduri. 

"Hampir semua rumah di tinggalkan dan yang bertahan di posko adalah mereka yang menjaga berapotan dan kendaraan warga yang sudah dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi seperti di Tanggl Sungai Sengkang," terangnya. 

(ted).

#Kabupaten Pekalongan
#Bantuan Logistik
#Menggunakan Perahu

Diskusi

Login untuk mengirim komentar
Belum ada komentar