thumbnail

Banjir Kembali Rendam 4 Desa di Kecamatan Tirto, Ribuan Warga Tinggalkan Rumah

Reza Reza
1 min read
1 hari yang lalu

Tirto – Banjir yang sempat surut selama satu hari kembali melanda Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu (24/1/2026) Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu menyebabkan debit air sungai Sengkarang kembali meningkat dan meluap ke permukiman warga.

Akibatnya, sejumlah desa di Kecamatan Tirto kembali terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 50 hingga 1,5 meter. Kondisi ini memaksa ribuan warga yang sebelumnya bertahan di rumah akhirnya menyerah dan memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Warga mengaku kelelahan karena banjir yang datang silih berganti. Setelah sempat membersihkan rumah saat air surut, mereka kembali harus menghadapi genangan yang lebih tinggi. Banyak perabot rumah tangga yang belum sempat diselamatkan kembali terendam air.

"Kalau di tempat kami luapan air banjir setinggi dada, semua warga sudah meninggalkan rumah, " terang Aris Warga Pasir sari. 

Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu sungai. Luapan air Sungai Sengkarang menggenangi permukiman warga di Empat desa yang terdampak antara lain Desa Tegaldowo, Desa Karangjompo, Desa Mulyorejo dan Desa Jeruksari. 

Warga lain, Hendrik yang sebelumnya bertahan di rumahnya Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan akhirnya memilih membawa Ibunya mengungsi ke tempat yang lebih aman karena banjir sudah setinggi dada. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, genangan air juga merendam perabot rumah tangga serta memutus akses jalan antar desa.

Pemerintah daerah setempat melalui BPBD Kabupaten Pekalongan bersama aparat terkait telah mengevakuasi warga dan membawa ke pos pengungsian di sejumlah titik. Bantuan logistik berupa makanan siap saji dan kebutuhan dasar lainnya mulai disalurkan kepada para pengungsi.

(ted).

#Kabupaten Pekalongan
#Banjir
#Desa Terendam

Diskusi

Login untuk mengirim komentar
Belum ada komentar