Pendidikan

Stop Bullying, Raih Prestasi Dengan Karya Inovasi

FEATURE : Prestasi adalah hal yang membanggakan bagi setiap orang. Seseorang dikatakan berprestasi apabila ia telah berhasil meraih sesuatu yang diusahakannya sesuai bidangnya, misalnya prestasi belajar, bekerja, atau keterampilan dalam bidang tertentu.

Cegah kekerasan dan Aksi bullying, Civitas Akademika SMP Negeri 1 Kedungwuni tingkatkan Kreativitas dan Prestasi siswa, Salah satunya dengan penguatan karakter dan etika melalui sosialisasi dan edukasi anti Bullying.

Stop Bullying

Untuk meraih sebuah prestasi tentunya tidak bisa secara instan, akan tetapi membutuhkan proses panjang yang harus dilalui. Demikian yang dituturkan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Khoirul Huda., Spd.MSi.

“Saat ini kita terus berupaya tingkatkan kemampuan dan prestasi peserta didik dengan berbagai kreativitas, seperti kesenian, Ketrampilan dan kecakapan yang lainya, supaya siswa – siswi kita aktif dan tidak terpengaruh tindakan negatif seperti perundangan,” terang Khoirul Huda.

Perundangan atau bullying menjadi tindakan yang harus dicegah dan dihilangkan di lingkungan pendidikan,
Perundangan adalah perilaku tidak menyenangkan secara verbal fisik ataupun sosial, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

SMP Negeri 1 Kedungwuni sudah banyak memiliki pengalaman yang bapak ibu guru bisa aplikasinya di luar atau di dalam kelas, hasilnya SMP Negeri 1 Kedungwuni punya banyak prestasi.

“Saat ini jumlah siswa kita mencapai 860 dengan berbagai macam keunikan, dan di Januari 2024 ini SMP Negeri 1 Kedungwuni sudah peroleh beberapa prestasi baik tingkat Kota/ Kabupaten bahkan ditingkat Provinsi, hal itu menjadi pemacu kita untuk tetap kreatif dalam semua bidang,” jelas Huda.

Ditambahkan, Kendala dan permasalahan di dunia pendidikan datang dari internal dan eksternal, Meski demikian guru harus mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut agar pembelajaran bisa tetap berjalan efektif. Langkah-langkah penyelesaian yang dilakukan oleh guru akan menjadikan guru berfikir kreatif dan inovatif

Penulis : Teddy

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button