HiburanInstansiPendidikan

Duta Genre Kabupaten Pekalongan Diharap Bantu Atasi Stunting

Kajen- Sebanyak 20 finalis atau sepuluh pasang Duta Generasi Berencana (Genre) beradu bakat dan gagasan dalam Malam Apresiasi Duta Genre Kabupaten Pekalongan 2023 di Gedung Pertemuan Umum (GPU), Sabtu (18/11/2023) malam.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang diwakili Sekretaris Daerah M. Yulian Akabar, Ketua GOW, Bunda Genre, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana ( P3A PPKB) serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutanya Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar mengatakan, ke 20 finaslis ini merupakan role model atau cerminan kita. Menurutnya membangun Kabupaten Pekalongan tidak hanya membangun fisik saja akan tetapi juga yang tak kalah penting membangun Sumber Daya Manusia (SDM).
“PR kita cukup banyak seperti angka stunting yang masih tinggi, pernikahan dini, kekerasan seksual dan juga peredaran narkoba,” katanya.
Dalam mengatasi hal tersebut, lanjutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri akan tetapi harus berkolaborasi dengan berbagai pihak terutama dengan pemuda.
“saat ini generasi yang paling dominan adalah Gen-z yakni 27,9 persen. Kegitan seperti ini tidak hanya memberi peran kepada mereka akan tetapi juga bentuk investasi kita,” ujarnya.

Bunda Genre Kabupaten Pekalongan Widi Riswadi menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pemilihan Duta Genre Kabupaten Pekalongan. Diharapkan Duta Genre menjadi motivator dikalangan remaja sekaligus menjadi duta pencegahan stunting.
“sesuai dengan tema acara ini yakni ‘optimalisasi peran remaja dalam mengatasi sunting’ diharapkan mereka ikut serta berperan dalam menurunkan kasus stunting dan juga bisa menginformasikan ke masyarakat tentang bahaya pernikahan dini, seks bebas dan narkoba,”pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (Dissos P3APPKB) Kabupaten Pekalongan, Eko Wigiantoro mengatakan Pemilihan Duta Genre digelar sebagai apresiasi kepada remaja terkait kependudukan, kesehatan reproduksi, dan penyiapan kehidupan berkeluarga. Mereka yang terpilih akan mewakili Kabupaten Pekalongan diajang yang sama di tingkat propinsi.
“ada 10 pasang finalis dari berbagai kecamatan, dan akan dinilai oleh juri dan yang terpilih akan mewakili Kabupaten Pekalongan di tingkat propinsi tahun 2024 mendatang,” terangnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button