Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan mengusulkan agar Sungai Sengkarang dibangun Parapet karena ketinggian tanggul yang ada saat ini sudah sama dengan ketinggian jalan sehingga menyebabkan air tidak bisa mengalir kelaut.

Demikian disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra Hj. Hindun, MH saat menyalurkan bantuan logistik untuk pengungsi korban bencana banjir di Desa Api Api, Pecakaran, Semut, Sijambe dan Wonokerto Kulon bersama Ikatan Keluarga Dewan (IKD), Sabtu (29/2/2020).

“disamping itu kita minta juga dibangun pintu untuk keluar masuk air baik yang dari pemukiman ke laut atau sebaliknya. Kita mendorong ini agar segera bisa diselesaikan,” terangnya.

Untuk penanganan banjir sendiri, Hindun menambahkan, perlu adanya koordinasi antara Pemkab Pekalongan, Pemkot Pekalongan dan juga BBWS Pemali Juana Pemalang. “sudah banyak upaya yang sudah dilakukan oleh Bupati, dan beberapa hal sudah bisa tertangani,” paparnya.

Hindun menjelaskan, untuk permasalahan konsumsi bagi warga terdampak banjir, Pemkab sudah memberikan bantuan seperti beras, mie instan, telur, minyak dan bahkan popok bayi. “saya harap para Kepala Desa dapat mendistribusikan bantuan kepada warganya, sehingga masyarakat dapat merasakan bantuan secara merata,” ungkapnya.

Pihaknya juga meminta kepada Puskesmas terdekat dengan lokasi banjir melakukan upaya jemput bola guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat. “dari pantauan masyarakat kebanyakan dalam kondisi sehat, meski ada juga yang mengeluh gatal-gatal, masuk angin dan keluhan lainnya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here