Pemkab Pekalongan lewat PSSI Kabupaten Pekalongan berupaya terus agar bisa memenuhi harapan dari kawan-kawan suporter agar pesepakbolaan di Kabupaten Pekalongan bisa lebih maju lagi. Maka diadakan turnamen sepak bola Bupati Pekalongan Cup 2020 yang berlangsung di Stadion Widya Manggala Krida, Kedungwuni, Minggu (9/2/2020) sore. 

Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si menerangkan bahwa dalam menyerap aspirasi dan mengakomodir harapan dari para suporter sepak bola tercinta, ada banyak langkah yang bisa dilakukan salah satunya dengan mengadakan event-event sepak bola agar diperbanyak. Kemudian secara serius Persekap Kabupaten Pekalongan didorong agar bisa berlaga di Liga 2, tentu konsekuensinya ditata lagi sistem pendanaannya.

“Selama ini sistem pendanaan hanya mengandalkan dari APBD lewat KONI Kabupaten Pekalongan yang dibagi untuk seluruh cabang olahraga. Jadi PSSI dalam hal ini Persekap tertatih-tatih untuk membiayai, padahal ini butuh biaya besar,” ucapnya.

Nanti semua kekuatan yang berempati dan punya keinginan, komitmen untuk membesarkan pesepakbolaan Kabupaten Pekalongan kemudian dirangkum dan dijadikan kekuatan untuk mendukung Persekap agar apa yang menjadi harapan pecinta sepak bola di Kabupaten Pekalongan ini bisa terwujud termasuk perintah lainnya yaitu merevitalisasi basecampnya. “Kita harus punya basecamp yang representatif,” ujarnya.

Stadion ini direncanakan akan terus menerus dibangun dan tidak boleh berhenti serta ada perawatannya. Selama 6 tahun lebih tidak ada perawatan, sekarang sudah ada tetapi masih kecil, butuh perawatan yang intensif dan supaya menjadi stadion kebanggan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Komitmen dari pemerintah yakni menjawab apa yang menjadi keluhan sekaligus masukan yang konstruktif dari pecinta sepak bola.

“Saya melihat komitmen dari PSSI Kabupaten Pekalongan sudah luar biasa untuk memajukan sepak bola di Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.

Itu langkah yang tidak mudah karena membutuhkan dana besar, komitmen besar serta dukungan besar sekaligus fasilitas yang memadai. Ini sudah jalan dan yang penting sudah ada komitmen bersama agar pesepakbolaan Kabupaten Pekalongan ini harus maju dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabuapten Pekalongan.

Bupati Cup, HW Cup, Askab Cup itu adalah tahapan yang harus diadakan terus agar pesepakbolaan di Kabupaten Pekalongan ini semakin bagus. Ikhtiyar ini harus dijalankan terus, sistemik, strukturnya jelas dan partisipatif melibatkan seluruh pihak.

“Saya yakinlah kalau seperti itu nanti Persekap akan berjaya, kita tidak boleh kalah dengan daerah tetangga seperti Persip dan Persibat. Banyak sekali warga Kabupaten Pekalongan yang menjadi simpatisan untuk mendukung Persip karena masih satu wilayah Pekalongan. Tetapi kedepan mudah-mudahan sepak bola Kabupaten Pekongan juga menjadi kebanggaan,” pungkasnya.

Untuk sektor lain sudah mulai baik, hanya sektor olahraga saja yang diakui masih banyak kekurangan dan ini momentum untuk berbenah bersama. Menghadapi Dulongmas nanti, KONI Kabupaten Pekalongan juga sudah siap menyusun roadmap untuk menaikkan posisi di Dulongmas.

“Mudah-mudahan posisi kita tidak berada dibawah dan bisa menjadi Kabupaten yang diperhitungkan di kancah olahraga,” harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here