Sebanyak ratusan pesilat dari berbagai perguruan se ekskarisidenan Pekalongan mengikuti Kejuaraan Tapak Suci Open 2020 yang digelar di Tenis Indor Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Sabtu (7/2/2020).

Tercatat ada 447 perguruan silat yang ikut berpartisipasi diantaranya Tapak Suci, Pagar Nusa, SH Terate dan lainnya. Pertandingan sendiri berlangsung dari Sabtu (7/2) hingga Minggu (8/2).

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat dikonfirmasi usai upacara pembukaan mengatakan, pemkab mengapresiasi kejuaraan yang diprakarsai oleh Tapak Suci ini, karena selain mencari bibit unggul, juga sebagai sarana untuk menimba pengalaman dari berbagai perguruan, dan ajang melatih dalam mengolah prestasi dikemudian hari. “Kejuaraan Tapak Suci Open 2020 ini diprakarsai oleh Perguruan Tapak Suci dengan pesertanya dari berbagai perguruan silat,” katanya.

Dijelaskan Bupati, saat ini eranya membangun masyarakat yang sadar olahraga. Dirinya mengucapkan terimakasih kepada seluruh perguruan silat yang terus melakukan pembinaan karena silat merupakan khasanah budaya adiluhur bangsa indonesia yang harus dipertahankan. “pencak silat merupakan olahraga beladiri yang menjadi ciri khas dan budaya bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ketua Koni Kabupaten Pekalongan Eko Ahmadi mengatakan, kejuaraan ini merupakan bagian dari satu bentuk kegiatan dari cabang olahraga terutama IPSI untuk melakukan pembibitan atlet. “Kejuaraan Tapak Suci Open 2020 merupakan kejuaran yang pertama kali diadakan, ini juga dalam rangka persiapan untuk kompetisi tingkat lanjut, baik Dulongmas, Porprov maupun Pon,” jelasnya.

“Mudah-mudahan pembibitan atlet ini bisa menjadi langkah olahraga prstasi di Kabupaten Pekalongan untuk mengoptimalkan prestasinya,” harapnya.

Sementara itu Ketua Perguruan Tapak Suci Kabupaten Pekalongan Kirom Hero Purwanto menambahkan, tujuan dari Kejuaraan Tapak Suci Open 2020 Ini untuk mengakrabkan dan meningkatkan prestasi atlet pencaksilat. “alhamdulillah kejuaraan ini bisa diikuti oleh perguruan lain dengan total peserta sebanyak 447 dari SD hingga SMA se Eks Kariseidenan Pekalongan,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here