Pemkab Pekalongan selama ini berusaha untuk memperhatikan dan memfasilitasi keberadaan gereja di wilayahnya. Tahun ini, ada sembilan gereja yang mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan, salah satunya Gereja Kristen Jawa (GKJ) Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono. 

Pemberian dana hibah ini dilakukan saat Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si datang dalam acara sidang ke-20 GKJ Klasis Pekalongan, di Desa Kasimpar Kecamatan Petungkriyono, Kamis (6/2/2020) siang.

Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan sejarah penyebaran agama Kristen Jawa di Pekalongan sangat lama, sekitar abad 18. Bukan hanya umat kristiani, dalam menyebarkan agama memang tidak bisa dipisahkan oleh kebudayaan setempat, seperti di tanah jawa.

”Agama manapun, budaya merupakan instrumen penting untuk menyebarkan agama sehingga tidak dapat dipisakan satu dengan lainnya,” ujar Bupati.

Disebutkan Bupati, jika ada orang yang mempertentangkan soal agama dengan budaya maka pemahamannya perlu didiskusikan kembali. Masalahnya, agama hadir untuk memerangi kebodohan dan juga mencari jalan keselamatan sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Untuk itu,  peran dari tokoh agama menjadi kunci kesuksesan pembangunan Kabupaten Pekalongan. 

“Budaya masyarakat Kabupaten Pekalongan adalah patronase, di mana patronnya adalah tokoh agama dan kliknya adalah masyarakat. Para tokoh agama itu menjadi orang yang sangat dihormati dan langkah-langkahnya diikuti oleh masyarakat. Dengan kekuatan dari tokoh agama tersebut, secara tidak langsung juga bisa mencipatkan keharmonisan sesama pemeluk agama,” terang Bupati. 

“Kemudian mereka juga berperan penting dalam mengisi pembangunan di Pemkab Pekalongan, antara lain menyuarakan kebenaran, kebaikan, dan keberhasilan yang ada di daerahnya,” imbuhnya.

Kinerja mereka menurut Bupati secara tidak langsung telah mampu menaikkan angka pertumbuhan ekonomi serta menurunkan angka kemiskinan. Untuk itu, sudah selayaknya apabila Pemkab Pekalongan memberikan fasilitas kepada seluruh agama, termasuk umat Kristiani. 

Selain memberikan dana hibah kepada sembilan gereja, Bupati sebelumnya memberikan tanah kepada umat tersebut yang digunakan sebagai tempat pemakaman. Dia berharap supaya hal itu segera diurus legalisasi maupun persyaratan lainnya supaya secepatnya bisa difungsikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here