Sebanyak 51 Peserta dari 469 calon anggota PPK Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan tidak hadir mengikuti tes tertulis yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Kamis (30/1/2020).

Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Achyar Budi Pranoto mengatakan, dari tes tertulis itu, nantinya akan dipilih 10 terbaik dari masing-masing kecamatan dan akan diumumkan pada tanggal 3 atau 4 Februari mendatang. “total ada 418 peserta yang mengikuti tes dari 469 peserta. Dari hasil tes tertulis nantinya akan kami pilih dua kali kebutuhan atau 10 orang yang akan mengikuti tes selanjutnya, yakni tes wawancara,” katanya.

Untuk tes wawancara sendiri, lanjut Achyar, akan dilaksanakan pada tanggal 8 hingga 10 Februari. Dari tes tersebut akan diambil lima orang sebagai anggota PPK terpilih dan lima lainnya menjadi calon PAW. “untuk pelantikan sendiri kita jadwalkan pada tanggal 29 Februari mendatang, dan anggota PPK terpilih akan bekerja selama sembilan bulan untuk membantu KPU mensukseskan Pilkada 2020,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan Divisi Teknis Penyelenggaraan M. Ahsin Hana. Menurutnya, para pendaftar PPK tahun ini didominasi muka-muka baru. Sedang persebaran incumbent pada masing-masing kecamatan berkisar antara satu hingga lima orang saja. “para calon anggota PPK berasal dari berbagai macam profesi, ada yang wiraswasta, guru, mahasiswa, perangkat desa, PNS danbahkan ada juga yang belum bekerja,” terangnya.

Dirinya berharap, dengan komposisi pendaftar PPK yang beragam dapat menjadi komposisi yang saling melengkapi, sehingga kinerja PPK ke depannya menjadi lebih baik. “semoga para PPK terpilih nantinya mempunyai integritas dan semangat bekerja yang tinggi untuk mensukseskan pemilihan bupati yang luber dan jurdil,” harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here