Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si bersama 18 Bupati/Walikota di Propinsi Jateng dan DIY secara simbolis menerima bantuan sarana perdagangan dari Kementrian Perdagangan Republik Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Agus Suparmanto dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Blora, Rabu (29/1/2020). 

Dalam acara yg berlangsung di Pendopo Kabupaten Blora, Menteri Perdagangan yg didampingi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Suhanto, Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Pohan, Direktur P3DN  (Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Ida Rustini dan Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Susi Herawati, menyampaikan bahwa pemberian bantuan stimulan tersebut dalam rangka memacu percepatan pemberdayaan  pedagang dan UMKM. 

“Selain pemberian bantuan tersebut, Pemerintah lewat Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR telah memberikan bantuan pembangunan dan revitalisasi pasar-pasar daerah,” ujar Mendag. 

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut Kabupaten Pekalongan mendapat bantuan stimulan berupa 150 unit gerobak,  Coolbox besar 195 liter 20 unit,  Coolbox kecil 75 liter 20 unit, dan tenda sebanyak 20 unit.

Sementara itu, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si dalam keterangannya setelah menerima bantuan, menyatakan bahwa bantuan dari Pemerintah Pusat ini selaras dengan usaha Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam memberdayakan dan meningkatkan ekonomi rakyat khususnya para pedagang kecil.

“Alhamdulillah ikhtiar kita selama ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan percepatan pemberdayaan para pedagang mendapat perhatian Pemerintah Pusat. Setelah Pasar kedungwuni, pada tahun 2019 dan 2020 Kabupaten Pekalongan kembali memperoleh bantuan Pembangunan Pasar dari Pemerintah pusat” kata Bupati Asip. 

Lebih lanjut ‘Orang nomer satu” di Kota Santri itu mengatakan bahwa tahun 2019 Kabupaten Pekalongan mendapatkan dana DAK sebesar Rp 4,1 Milyar untuk pembangunan Pasar Sragi dan untuk tahun 2020 ini mendapat TP untuk pembangunan Pasar Tanjung Kecamatan Tirto kurang lebih Rp 4 Milyar, serta bantuan Pembangunan Pasar Wiradesa dari Kementrian PUPR sebesar Rp.108 Milyar.

“Khusus pasar Wiradesa sudah saya perintahkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM untuk merencanakan relokasi para pedagang pasar ke pasar sementara selama proses pembangunan pasar nantinya,” kata Bupati. 

“Saya mohon kerjasama semua pihak dan doa restu masyarakat Kabupaten Pekalongan agar semuanya berjalan dengan lancar dan membawa manfaat untuk Kabupaten Pekalongan,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here