Menghabiskan liburan Imlek atau Tahun Baru Cina, masyarakat Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya banyak yang memilih untuk berburu durian di Desa Lolong Kecamatan karanganyar sembari menikmati panorama alam sekitar.

Tercatat ada ribuan masyarakat yang datang ke Desa Lolong dari mulai hari Jumat (24/1) hingga Minggu (26/1) bahkan terlihat kemacetan atau antrian kendaraan saat memasuki area wisata lolong.

Salah satu petani durian Lolong, Abdul Basir mengatakan, pada liburan imlek tahun ini, banyak wisatawan yang datang ke Lolong untuk berburu durian. “ada ratusan pengunjung setiap harinya yang datang ke tempat kami, yakni di Wisata Durian Sigarung yang berada di atas Wisata Lolong. Mereka datang dengan tujuan utama menikmati durian khas Lolong,” katanya.

Menurutnya, setiap hari dirinya mampu menghabiskan durian hingga ratusan untuk melayani permintaan pembeli dari berbagai daerah. “kita sediakan lebih dari 350 durian setiap harinya dan sudah habis pada pukul 14.00 siang. Untuk harga dimulai dari 100 ribu dapat empat, 100 ribu dapat tiga durian dan ada pula yang 70 ribu, tergantung dari kualitas dan besaran durian,” terangnya.

Untuk pembeli sendiri, lanjut Basir, berasal dari beragam daerah, bahkan ada juga pembeli yang dari luar daerah maupun luar negeri. “para wisatawan ada yang dari Tegal, Pemalang, Jogja dan bahkan kemarin ada dari Malaysia. Mereka kebanyakan makan ditempat dan sebagian dibawa pulang untuk oleh-oleh. Dari situ kita biasanya untung hingga 20 jutaan selama liburan imlek ini,” ujarnya.

Untuk event Festival Durian Lolong sendiri, tambahnya, direncanakan akan dilangsungkan pada awal Februari ini. Dan sebagai rangkaian acaranya akan di adakan selametan durian gratis di Lolong. “selametan durian merupakan rangkaian acara Festival Durian Lolong. Rencananya ada 10 gunungan durian yang akan dibagikan secara gratis kepada pengunjung. Kita juga sediakan bazar durian bagi pengunjung yang tidak mendapatkan durian gratis dari even itu,” jelasnya.

Sementara itu salah satu wisatawan asal Kedungwuni, Tazkiya (30) mengaku sengaja datang ke Lolong untuk berburu durian. “Desa Lolong sudah terkenal sebagai salah satu sentra durian di Kabupaten Pekalongan, dengan kekhasan durian lokalnya yang mempunyai citarasa yang khas pula,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here