Persaudaraan dan persatuan anak-anak OI Pekalongan diminta untuk terus dikembangkan, hal itu agar apa yang dicita-citakan bersama yakni membantu sesama dapat tercapai.

“rekan-rekan mempunyai satu visi besar yakni membela orang-orang yang harus kita bela, dan membantu orang-orang yang harus kita bantu, kita yang berada di pemerintahan bisa mudah mewujudkan akan tetapi bagi rekan-rekan yang berada di luar pemerintahan itu merupakan suatu perjuangan yang besar,” kata Bupati Pekalongan dalam pembukaan Muskot/kab VII ormas OI Pekalongan, di Wisata Lolong, Sabtu (25/1/2020).

Dijelaskannya, lagu-lagu ciptaan Iwan Fals banyak yang mengandung kritik sosial, tidak hanya buat pemerintahan tetapi untuk semuanya. “ada juga lagu yang dikhususkan untuk teman-teman kita yang duduk di DPR dan instansi lain, namun kritik tersebut bisa menjadi pemicu kita bergerak untuk meringankan beban sesama,” paparnya.

Bupati berharap, agar lagu-lagu Iwan Fals yang sarat dengan situasi masyarakat Indonesia dihayati dengan baik. Dirinya mengaku, sebagai penentu kebijakan senantiasa berjuang, dan salah satu bentuk perjuangan pemerintah yakni mengentaskan kemiskinan. “dulu jumlah kemiskinan kita ada 110 ribu warga sekarang turun menjadi 70-80 ribu. Apa yang dituliskan Iwan Fals menjadi spirit dan motivasi kita yang duduk di pemerintahan,” ujarnya.

Selain itu, tambah Asip, acara Muskot/Kab OI Pekalongan ini diselenggarakan di salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pekalongan yakni Wisata Lolong yang mempunyai pemandangan alam yang indah, ada wisata rafting dan juga sekaligus sebagai salah satu sentra durian di Kabupaten Pekalongan. “rafting disini cukup representatif, dipandu dengan pemandu atau instruktur yang sudah berpengalaman dan juga pemandanganya elok,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here