Kontes Durian Unggulan Lokal yang digelar di Desa Legokkalong, Kecamatan Karanganyar, Minggu (19/1) menhadirkan durian lokal khas pekalongan. Dalam kontes tersebut, dipilih varietas durian unggul yang mempunyai kelebihan, baik dari rasa maupun dari penampilan dan ketebalan daging serta kelebihan lainya.

Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Candra Saputra mengatakan dengan Kontes Durian Unggulan lokal ini merupakan satu bentuk kegiatan masyarakat yang perlu didorong. Untuk itu kedepan nanti dari DPRD bisa mendukung juga rencana rencana kedepan dari Dinas agar kegiatan ini nanti bisa lebih besar, lebih bagus. “Kegiatan ini banyak manfaatnya bagi masyarakat khususnya petani durian. Kegiatan ini masih di wilayah kecamatan tapi sangat banyak sekali pesertanya, ” katanya.

Dijelaskannya, meski evennya di tingkat kecamatan namun para petani durian cukup antusias mengikutinya. Jika dikembangkan lagi, kegiatan serupa nantinya bisa diselenggarakan untuk tingkat yang lebih tinggi lagi, baik kabupaten hingga nasional. “Upaya-upaya seperti itu juga dapat meningkatkan persaingan dalam hal menghasilkan produk durian yang mantap, sehingga secara pribadi saya sangat respon dengan adanya kontes seperti itu,” tuturnya.

Adanya kegiatan ini, lanjut Candra, Pemkab Pekalongan dan DPRD juga akan selalu mensupport, karena ini kontes sangat positif.

“Saya selaku pribadi sekaligus wakil Ketua Komisi B DPRD sangat mendukung upaya-upaya seperti ini, karena selain untuk menghasilkan produk durian yang mantap, juga bisa bersaing di tingkat kabupaten bahkan tingkat nasional. Ini merupakan langkah yang harus didukung karena di sini petani Durian cukup antusias dilihat dari peserta sebanyak 22 padahal tahun sebelumya hanya 17 peserta, ” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Siswanto kepada sejumlah wartawan menyampaikan, Pemkab sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Paling tidak, kontes yang digelar masyarakat sekitar bisa meningkatkan nilai tambah durian Pekalongan, khususnya di Kecamatan Karanganyar. “Di bulan Desember sampai Februari biasanya di sejumlah daerah musim durian sehingga penyelenggaraan kegiatan ini sangat tepat,” terangnya

.          

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here