Rapat Akhir Tahun (RAT) yang diadakan oleh Koni Kabupaten Pekalongan tahun 2019 terasa spesial, betapa tidak, selain dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI, juga mengundang secara langsung Bupati Pekalongan.

Namun dalam kesempatan tersebut, bupati Asip Khobihi berhalangan hadir karena ada keperluan dinas dan di wakilkan oleh Asisten 1 Setda Totok Budi Mulyanto. Disamping itu, turut hadir perwakilan Dinporapar, Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Pengurus Koni periode 2019-2023 dan juga seluruh cabang olah raga yang ada.

Totok Budi Mulyanto yang mewakili Bupati saat dikonfirmasi mengatakan, kehadiran anggota DPR RI diharapkan dapat membantu peningkatan prestasi, khususnya terkait dengan kebijakan pusat untuk membantu pembinaan cabang olahraga terutama yang mempunyai potensi untuk berprestasi. “RAT ini sangat luas biasa, baru pertama kali bupati diuandang langsung dalam RAT, juga ada Anggota DPR RI, DPRD Kabupaten Pekalongan dan seluruh pegiat olahraga di Kota Santri,” katanya, Sabtu (28/12/2019) di Pendopo Bupati Pekalongan.

Pemkab sendiri, Lanjut Totok, sesuai keinginan bupati yakni prestasi terus ditingkatkan, utamanya terkait rangking di Jawa tengah yang ke depan harus berada diangka puluhan dan seterusnya masuk dalam 10 besar. “pada gelaran porprov tahun lalu kita diperingkat 28 dari 35 Kota/Kabupaten se Jateng. Pemkab berjanji bahwa permaslaahan anggaran bukan hal yang sulit dan akan diback up, selama ada garis lurus antara prestasi dengan anggaran yang diberikan,” paparnya.

Totok berharap, fondasi kuat yang telah dibangun oleh pengurus Koni yang baru ini terus dijaga, sehingga dapat terus berkesinambungan yang muaranya adalah prestasi olahraga. “saya lihat geliat semangat pada RAT ini sudah tumbuh, semoga fondasi yang kuat ini tidak seperti rumah bedeng yang kuat dibawah namun atasnya rapuh. Untuk itu, semangat ini harus dijaga sampai masa berakhirnya periode keperngurusan,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Kabid Olahraga pada Dinas Pemuda, Oalhraga dan Pariwisata M. Syamsul Helmi, dirinya mengapresiasi kali ini karena diberi undangan untuk hadir. Menurutya RAT merupakan hal yang strategis bagi Koni untuk mempersiapkan program kerja di tahun mendatang. “di bawah pengurus yang baru, saya optimis geliat prestasi olahraga di Kabupaten Pekalongan akan dapat maksimal,” ujarnya.

Pasca RAT ini, pihaknya akan mendatangi Koni untuk bersama-sama melakukan pendataan atau mapping cabang unggulan yang bisa di bawa ke tingkat regional maupun nasional. “seperti yang dikatakan oleh pak Bisri Romly, kita diminta untuk mempunyai satu atau dua atlet yang bisa berprestasi di tingkat nasional baik memperoleh medali emas atau perak. Untuk itu kita sendiri yang akan datang ke Kantor Koni,” papar Helmi.

Dalam RAT Koni 2019, diresmikan 10 cabang olahraga baru yakni, Aeromodeling, Perkemi, Biliard, Pentaque, Bridge, Dansa, IMI, Woodball, Gulat dan Sepatu Roda, sehingga cabang olahraga yang bernaung di bawah Koni Kabupaten Pekalongan saat ini berjumlah 33 Cabor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here