Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengukuhkan ratusan pramuka siaga dari berbagai jenjang pendidikan. Pengukuhan sendiri dilaksanakan di Pendopo Bupati Pekalongan, Kamis (26/12/2019). Yang dihadiri perwakilan Kwarda Jawa Tengah, Ketua Mabicab dan para dewan guru.

Asip menuturkan, pramuka garuda merupakan pramuka dengan kualifikasi khusus yang sesuai dengan jenjangnya. Ada 156 pramuka garuda yang dikukuhkan, ke depan akan kita tingkatkan lagi. Mereka yang dikukuhkan mendapatkan pin pramuka garuda baik di tingkat siaga, penggalang maupun penegak,” kata Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten.

Pihaknya meminta agar secara kuantitatif dan kualitatif jumlah pramuka semakin banyak akan tetapi juga berkualitas. “saya minta pembinaan berlanjut terus, pemkab akan terus mendukung terutama pendaan berkaitan dengan pemberdayaan gerakan kepanduan ini,” kata Asip.

Pengukuhan pramuka garuda ini, kata bupati adalah yang pertama kali di kabupaten Pekalongan. “saya meyakini pramuka dalah salah satu cara mendidik anak-anak kita untuk berakhlakul karimah, menjunjung nilai keindonesiaan, menghargai perbedaan dan menjiwai gotong royong,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan  Bambang Irianto dalam sambutannya mengatakan, pramuka garuda dengan tingkatkan tertinggi dalam setiap jenjang kepramukaan. “keberadaan Pramuka Garuda tidak serta merta didapat dengan masa baktinya akan tetapi seleksi yang ketat,”tuturnya.

Dijelaskannya, Tanda Pramuka Garuda merupakan tanda kecakapan tertinggi yang diberikan kepada seorang peserta didik  pramuka yang memenuhi syarat Pramuka Garuda. “Dasar hukum dan panduan penyelenggaraan pramuka garuda diatur berdasarkan SK Kwartir Nasional Nomor 101 tahun 1984 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here