Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengingatkan agar anggota Panwascam yang dilantik harus bekerja sesuai dengan prinsip dan harus paham aturan.

Demikian disampaikan Bupati pada Acara pelantikan 57 Panwascam di Hotel Dafam Pekalongan, Senin (23/12/2019). Pelantikan anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kabupaten Pekalongan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan Ahmad Dzul Fahmi.

Menurutnya, pada pelaksanaan pilkada Pemkab menganggarkan total Rp 37 Miliar untuk seluruh proses pilkada. “Semoga Panwascam yang dilantik bekerja secara profesional dan bisa lebih baik lagi. Karena untuk pilkada Kabupaten Pekalonhan 2020 secara suprastruktur dan infrastrukturnya sudah disiapkan, kita sudah menandatangani NPHD baik dengan bawaslu dan KPU,” tutur Bupati.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Divisi Organisasi dan SDM, Nur Anis Kurlia menerangkan ke 57 Panwascam yang dilantik berasal dari 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Laki-laki berjumlah 50 orang dan Perempuan berjumlah 7 orang. “sebelumnya para anggota telah melalui tahapan berupa seleksi administrasi, tes berbasis online atau CAT, seleksi wawancara dan tes kesehatan,” ujarnya di Hotel Dafam Pekalongan, Senin (23/12/2019).

Anis juga menyampaikan bahwa ke 57 Panwascam yang dilantik berasal dari 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Laki-laki berjumlah 50 orang dan Perempuan berjumlah 7 orang.

Anis menjelaskan, Dari 57 Panwascam terpilih, 38 diantaranya merupakan wajah baru, sedangkan sisanya 18 orang lagi merupakan mantan anggota Panwascam pada pemilu sebelumnya. “saya berharap anggota Panwascam yang terpilih dapat bekerja dengan maksimal dan bertanggung jawab serta bekerja sesuai dengan prinsip yang ada sehingga terwujud pilkada yang bermartabat dan berkualitas,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here