Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti berpesan kepada para disabilitas di Kabupaten Pekalongan untuk tetap semangat dalam menjalani hidup, karena dibalik ketidaksempurnaan fisik juga mendatangkan kelebihan-kelebihan lain yang bisa dijadikan potensi untuk berkembang.

Demikian disampaikan oleh Wakil Bupati pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diselenggrakan oleh DPC Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI)  Kabupaten Pekalongan di Gedung Pemuda Kajen.

Menurut Arini, pemerintah tidak membeda-bedakan antara disabilitas dan orang yang mempunyai kesempurnaan fisik, hal itu dibuktikan dengan adanya staff khusus presiden penyandang disabilitas yakni Angkie Yudistia. “pemerintah memberikan akses kepada disabilitas untuk bersama-sama membangun bangsa, pada perekrutan CPNS sendiri ada lowongan khusus disabiltas, itu menunjukkan peran disabilitas sekarang lebih dihargai,” katanya, Rabu (18/12/2019).

Pihaknya mengapresiasi semangat yang ditunjukkan oleh disabilitas pada peringatan kali ini. “mereka bisa menunjukkan bakat dalam bidang seni, dan bahkan ketuanya dengan semangat naik ke panggung dengan mandiri untuk memberikan sambutan, ini adalah suatu semangat yang luar biasa,” terang Arini.

Sementara itu, Plt Kepala Dinsos Kabupaten Pekalongan Masruroh menuturkan, tema peringatan tahun ini adalah Indonesia Inklusi Indonesia Unggul, dengan ini kita memberikan hak-hak disabilitas agar bisa tumbuh dan berkembang serta berpartisipasi di masyarakat tanpa ada perbedaan. “sebagai bentuk perhatian, saat ini pemkab dan DPRD masih menggodok perda disabilitas yang di dalamnya ada kepedulian kepada para penyandang baik dalam sosial maupun saran pendukung bangunan ataupun yang lainnya,” katanya.

Masruroh menambahkan, sebagai bentuk kepedulian lainya yakni, pemkab setia tahun ada kegiatan sosial untuk membantu penyandang disabilitas. “setiap tahun kita ada program pemberian alat bantu, seperti alat bantu dengar, kaki palsu dan lainnya, bahkan juga ada bantuan ekonomi produktif khusus bagi disabilitas,” terangnya.

Pada kegiatan tersebut dilakukan bantuan secara simbolis dari Baznas Kabupaten Pekalongan berupa paket sembako kepada disabilitas. Bantuan delapan kursi roda dan 3 walker dari BPJS Kesehatan dan dihibur penampilan musik dari penyandang sidabilitas sensorik netra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here