Salah satu peran penting Muslimat NU diantaranya adalah memberdayakan kaum ibu agar menjadi penopang jalannya roda pembangunan di Kaupaten Pekalongan. pembangunan tersebut tidak hanya pada aspek jasmani akan tetapi yang lebih utama yakni pembangunan akidah islam ala ahlusunah waj jamaah.

Demikian disampaikan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, usai meresmikan pembangunan gedung Muslimat NU Anak Cabang Wonopringgo, di Desa Rowokembu Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan, Selasa (17/12 /2019) pagi.

Peresmian ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati, Ketua Tanfidziyah PCNU KH. Muslih Khudori, dan Sesepuh NU Kecamatan Wonopringgo. Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Muslimat NU Anak Cabang Wonopringgo dihadiri Ketua DPRD Hindun,  Ketua Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan Sumarwati, beserta jajaran pengurus Muslimat NU Anak Cabang Wonopringgo.

Bupati menambahkan, pembangunan gedung ini merupakan bentuk rasa himmah (kemauan kuat) dari jajaran pengurus PAC Muslimat untuk mendirikan tempat sebagai sarana konsolidasi dan penguatan program-program, utamanya yang mempunyai kolaborasi dengan pemerintah daerah. “saat ini angka kematian ibu melahirkan, angka kematian balita dan stunting menurun, hal itu juga berkat kolaborasi antara pemerintah kabupaten dengan muslimat,” katanya.

Asip berharap, gedung ini nantinya akan dapat bermanfaat, baik manfaat bagi organisasi maupun bagi masyarakat dengan berbagai program yang dapat membantu persoalan yang tengah dihadapi umat. “gedung ini nantinya dapat dijadikan tempat konsolidasi organisasi, dan pengutana program, utamanya yang berhubungan dengan kaum ibu,” harapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Hindun sangat mendukung pembangunan tersebut, karena menurutnya muslimat memerlukan gedung yang repersentatif untuk kegiatan organiasasi. “mudah-mudahnya gedung ini cepat selesai dan dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Muslimat NU Kabupaten Pekalongan Sumarwati, menurutnya pembangunan gedung PAC ini merupakan yang kedua, setelah sebelumnya ada PAC Siwalan. “target ke depan semoga Muslimat NU Kabupaten Pekalongan mempunyai gedung sendiri, karena saat ini kami masih satu gedung dengan PCNU, untuk tanah sudah ada,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here