Prestasi Kabupaten Pekalongan dalam bidang olahraga masih belum terlalu membanggakan, dari dua gelaran Proprov, Kabupaten Pekalongan berada di peringkat 31 dan 28 dari 35 Kota/Kabupaten se Jawa Tengah. Untuk itu Bupati Pekalongan Asip Kholbihi berharap kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Pekalongan periode 2019-2023 dapat meningkatkan prestasi olahraga.

Demikian disampaikan oleh Bupati saat ditemui usai pelantikan 31 Pengurus Koni Kabupaten Pekalongan, Senin (16/12/2019) malam di Pendopo Bupati Pekalongan. adapun pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Jateng, Brigjen TNI (Purn) Subroto dan dihadiri oleh  Forkompimda, Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, para Kepala OPD, Camat, Pengusaha dan para pengurus cabang olahraga yang saat ini berjumlah 23 cabor disamping beberapa calon cabang olahraga yang akan dibentuk seperti ISI, Biliard, Kempo, Pordasi dan aeromodeling.

Asip meminta kepada pengurus Koni agar benar-benar menyiapkan atlit yang akan berlaga, karena komitmen dari pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk memajukan sangat jelas, diantaranya memberikan bonus yang relatif tinggi untuk atlit yang bisa meraih medali emas. “untuk jangka pendek ada Dulongmas, ini menjadi momentum untuk mengembalikan kejayaan olahraga Kabupaten Pekalongan. cabang olahraga yang berpotensi agar dipersiapkan dengan baik,” katanya.

Bupati juga mengingatkan, bahwa sumber keuangan Koni berasal dari APBD, sehingga akuntabilitas keuangannya harus dipertanggungjawabkan dan mekanisme pelaporannya agar dipersiapkan dengan sebaik mungkin. “saya perintahkan supaya ada transparansi anggaran, Rapat Akhir Anggota atau RAT dijalankan sebagai kontrol dan pertanggungjawaban tata kelola bagi cabor dan pengurus,” ujarnya.

Pemkab, lanjut Asip, akan menyupport kegiatan olah raga, berupa faslitasi terhadap cabor yang punya potensi untuk menyumbang prestasi. Selain itu akan melakukan pendampingan terhadap tata kelola keuangan sehingga menjadi baik. “APBD itu kan input dan out comenya harus terukur. Out come dari Koni berupa prestasi yang akan menjadi kebanggaan warga Kabupaten Pekalongan,” terangnya.

Ketua Umum KONI Jateng, Brigjen TNI (Purn) Subroto menuturkan, secara khusus dirinya mengapresiasi pengurus baru. menurutnya amanah pengurus koni sangat berat yakni meningkatkan prestasi olahraga. Pihaknya juga mengapresiasi bupati dan ketua DPRD yang terus menerus mendorong prestasi olahraga. “semoga dengan adanya kepengurusan yang baru menjadi berkah bagi atlit kabupaten pekalongan. dan dengan pengurus yang baru diharapkan akan bisa mendorong prestasi di kabupaten pekalongan. karena  jika olahraga di Kabupaten Pekalongan maju maka di tingkat Jawa Tengah juga akan maju,” ujarnya.

Sementara itu, Setelah pelantikan, ketua Koni Kabupaten Pekalongan Eko Ahmadi, berencana akan mengumpulkan seluruh cabang olahraga dan mengajak mereka agar tertib organisasi, tertib administrasi serta tertib perencanaan dan anggaran. “saya mengajak kepada para pengurus cabor, Pemkab dan masayarakat untuk berpartisipasi dalam pembibitan atlit, karena tidak ada prestasi tanpa adanya latihan, begitu juga latihan yang tidak terukur juga tidak akan ada prestasi,” katanya.

Dalam kepengurusan yang baru, Eko berharap, peran Koni dapat ditingkatkan, utamanya tentang sistem keolahragaan yang tertuang dalam UU No 3 tahun 2005 dapat dibuat menjadi perda olahraga. “Hal itu sebagai bentuk keseriusan pemkab dalam mengelola olahraga meningkatkan prestasi karena saat ini kondisi prestasi olahraga di kabupaten pekalongan belum membanggakan,” tuturnya.

Eko juga berharap agar semua komponen seperti pemerintah daerah, anggota Dewan dan pengurus cabang olahraga yang ada dapat bersinergi dan saling mendukung. Karena dengan berprestasinya olahraga maka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah sehingga juga akan berimbas meningkatnya anggaran untuk olahraga. “prestasi olahraga ini juga menjadi martabat bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here