Kabupaten Pekalongan memiliki potensi wisata alam yang luar biasa. Kekayaan keindahan alam tersebut akan tetap bersifat potensi saja apabila tidak digarap hingga menjadi daya tarik wisata yang memiliki nilai tambah, khususnya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Akses tol Trans Jawa yang melintas wilayah Kabupaten Pekalongan, merupakan peluang tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Pekalongan. Khususnya bagi masyarakat metropolitan yg mulai jenuh dengan wisata alam puncak, dapat mengunjungi Objek Wisata Sipare ini sebagai wisata alternatif. 

Hal tersebut yang mendorong Pemerintah Kabupaten Pekalongan lebih progresif untuk mengembangkan potensi-potensi wisata alam menjadi destinasi pariwisata baru di Kabupaten Pekalongan. Selama tahun 2019, sudah 20  destinasi baru dirintis dan dibuka untuk masyarakat. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si, dalam kunjungan kerjanya di Objek Wisata Sipare di Desa Pedawang Kecamatan Karanganyar. Dalam kunjungan tersebut, bupati sekaligus memberikan pembinaan kepada masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sipare, Rabu, (4/12/2019).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Asip mengungkapkan bahwa membangun sektor pariwisata tidak bisa instan dan harus melibatkan lintas sektoral. Dan menurutnya, yang lebih penting adalah peran aktif dan kesadaran masyarakat sekitar objek wisata untuk mendukung pengelolaannya. 

“Dalam membangun sektor pariwisata, peran dan fungsi pemerintah hanya membuat regulasi dan fasilitasi saja, selebihnya adalah empowering atau tergantung dari pemberdayaan masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang tergabung dalam  kelompok sadar wisata untuk lebih meningkatkan peran dan kepeduliannya dalam mengelola dan memelihara objek wisata yang ada sebagai bukti kesiapan masyarakat menyambut wisatawan,”  tutur bupati. 

Di Obyek Wisata Sipare, pengunjung bisa menikmati panorama alam hutan dan pegunungan. Hanya dibutuhkan waktu 30 menit untuk mencapai objek wisata ini dari Kajen, Ibu Kota Kabupaten Pekalongan.

Setelah dari Sipare, Bupati yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Taru Ir. Bambang Irianto, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olah Raga Ir. M. Bambang Irianto, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hj. Sumarwati, S.Pd., M.AP serta Plt. Kepala Bappeda Yulian Akbar melakukan pembinaan terhadap masyarakat dan Pokdarwis Curug Bengkelung di wilayah Kecamatan Doro.

Dalam kesempatan dengar pendapat dengan masyarakat wisata Curug Bengkelung siang itu, Bupati Asip merubah nama Objek Wisata Bengkelung Park menjadi Wisata Alam Tirta Bengkelung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here