Menjelang gelaran pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, para Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk menjaga netralitas dalam berpolitik.

Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti yang mewakili bupati Pekalongan mengatakan, sebentar lagi Kabupaten Pekalongan akan melangsungkan Pilkada serentak, yakni pada Bulan September 2020. Untuk itu dirinya meminta kepada ASN untuk meyadari perannya sebagai abdi masyarakat dan abdi negara yang bertugas melayani masyarakat dengan baik., untuk itu diperlukan kenetralan, baik netral dalam berpolitik, netral dalam melayani publik dan netral dalam membuat kebijakan. Netralitas ASN mutlak kita perlukan agar hasil maksimal,” katanya pada acara Sosialisasi Dalam Rangka Pencegahan Pelanggaran  Netralitas ASN dalam pemilihan Kepala Daerah Serentak 2019 di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/11/2019). Hadir dalam kesempatan tersebut KASN, Sekda beserta asisten dan staf ahli, Kepala OPD dari Kota dan Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya, sesuai arahan Presiden orientasi kinerja ASN bukan pada proses akan tetapi pada hasil, yakni masyarakat menikmati hasil dari kinerja ASN. “Netralitas diperlukan hasil yang maksimal, hasil yang baik dan dirasakan masyarakat, dengan itu citra ASN dan pisisi tawar ASN dimata publik akan semakin baik,” terang Arini.

Arini berpesan kepada para ASN agar selalu meningkatkan kompetensi dan daya saing untuk menghadapi segala bentuk perubahan karena kompetensi menjadi sangat penting dan mutlak untuk dipunyai ASN. “saya juga berpesan kepada para ASN untuk menjaga martabat, dan kerja keras, kerja cepat dan kerja produktif sesuai arahan Presiden,” harapnya.

Sementara itu perwakilan Komisi Aparatur Sipil negara Sumardimenuturkan, acara ini adalah salah satu sarana untuk mengantispasi netralitas ASN sejak awal dalam rangka menghadapi pilkada serentak 2020, “Komisi AS salah satu tugas dan fungsinya adalah menjaga netralitas ASN, dan mengingatkan kembali apa sa ja yang boleh dan  tidak boleh dilakukan pada saat pilkada, baik sebelum selama dan sesudahnya,” katanya.

Tujuan KASN sendiri, tutur Sumardi, yakni mewujudkan ASN yang netral dan bersih yang tujuannya ingin membentuk sebuah profil ASN yang kapabel, kompeten, berkinerja dan berkualifikasi baik. “sehingga nantinya muncul pemimpin ASN yang punya kemampuan baik hard maupun soft skill yang akan membuat sebuah daerah lebih maju lagi,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here