Progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kesesi mengalami surplus sebesar 5,7 persen. Saat ini kondisinya sudah 75 persen lebih, dari yang seharusnya 70 persen.

“meski begitu kita akan pantau terus, setiap saya turun akan kita lihat progresnya agar tepat waktu dan tepat mutu. Dan kita bisa saksikan kualitas bangunannya bagus,” Kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat melihat progres pembangunan RSUD Kesesi, Senin (18/11/2019). Dalam kunjungannya tersebut bupati ditemani Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro dan Kepala Kepala Puskesmas Kesesi I dr. Ryan Ardana Putra.

Dijelaskan Bupati, membangun sebuah Rumah Sakit tidaklah mudah, karena harus memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan. “untuk sumberdaya manusianya di Dinas Kesehatan sudah siap, tinggal skema pendanaannya akan kita atur sesuai dengan skala prioritas,” tambahnya.

Untuk pengembanganya, RSUD Kesesi, pada tahun 2020 akan dianggarkan lagi untuk pembangunan tahap ke 2. “nanti akan kita bangun dibelakang bangunan yang pertama ini untuk ruang rawat inap, dananya sudah kita persiapkan,” ujarnya.

RSUD Kesesi ini, kata bupati, akan menjadi ikon di wilayah Kesesi dan sekitarnya bahkan sampai ke wilayah Kabupaten Pemalang selatan. “pangsa pasarnya sudah ada, jika tidak kita cepat membangun nanti kedahuluan swasta, ini sebagai bentuk kita untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here