Guna mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan  membuka pendaftaran Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).

Komisioner Bawaslu Divisi Organisasi dan SDM, Nur Anis Kurlia di kantornya, Kamis (14/11) menuturkan masyarakat yang berminat dapat memenuhi syarat administrasi berupa surat lamaran, fotokopi E-KTP domisili kecamatan yang bersangkutan, ijazah terakhir minimal SMA, dan lainnya. Sekaligus melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari puskesmas atau rumah sakit daerah. Surat bebas narkotika, bagi PNS wajib lampirkan surat izin dari atasan langsung. “Dokumen dikirimkan ke kantor Bawaslu Kabupaten Pekalongan. Pengumuman peserta lolos seleksi administrasi melalui website Bawaslu Kabupaten Pekalongan. Perlu diketahui proses perekrutan ini gratis,” katanya.

“Pendaftaran dan penerimaan berkas dimulai 27 November hingga Desember 2019, setiap Kecamatan kita rekrut tiga orang,” tuturnya.

Untuk masa sosialisasi pendaftaran sendiri, tambah Anis, diperpanjang hal itu dikarenakan Bawaslu sempat khawatir proses perekrutan Panwascam tahun ini sepi peminat. Pasalnya pada perekrutan Pemilihan Gubernur 2017 silam. “Bawaslu kesulitan karena jumlah pendaftar di empat kecamatan terhitung sedikit, diantaranya Kecamatan Petungkriono, Kajen, lebak barang dan kandangserang. Di Kecamatan Kajen saja, pendaftar hanya lima orang,” tuturnya.

Menurut Anis minimnya peminat panwascam karena  minimnya sosialisasi ke masyarakat. “Adapula kendala SDM meliputi usia, dan tingkat pendidikan. Makanya kali ini kami gencarkan sosialisasi ke desa-desa dan via medsos, ” jelasnya.

“Kita ingin pendaftaran panwascam pilkada 2020 ramai diikuti oleh masyarakat karena harapannya dengan semakin banyak peminat, maka proses seleksi semakin selektif yang akhirnya menghasilkan panwascam yang kredibel dan berintegritas,” ujarnya.

Masih dikatakannya, proses  perekrutan panwascam akan sedikit berbeda dengan periode sebelumnya. Terutama di tes tertulis karena dilakukan secara online atau Computer Assisted Test (CAT).

“Kita sudah menjalin komunikasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) ataupun sekolah di Kabupaten Pekalongan yang memiliki fasilitas  Komputer yang memadai agar tes tertulis dapat dilaksanakan, ” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here