Sebanyak 141 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Kesesi graduasi.

“141 KPM PKH yang graduasi tersebut terhitung mulai Januari hingga Oktober 2019,” kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi pada Kegiatan Gebyar Prestasi Keluarga Penerima Manfaat Program PKH, di Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan, Minggu (27/10/2019).

KPM PKH graduasi merupakan peserta PKH yang sudah meningkat status ekonominya dan kesejahteraan sehingga tidak lagi mendapatkan bantuan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Plt Kepala Dinas Sosial Siti Masruroh, Camat Kesesi dan ribuan peserta program PKH se Kecamatan Kesesi.

Pemkab Pekalongan, kata Bupati, juga terus melakukan pendampingan dan edukasi agar penerima PKH dapat mengoptimalkan dana yang diterima sehingga mempunyai nilai ekonomi baru untuk menambah penghasilan. “agar penerima PKH bisa survive dan bisa eksis dengan bantuan dari pemerintah itu,” ujar Bupati.

Asip menambahkan, graduasi menjadi sangat penting, hal itu menunjukan pembinaan yang dilakukan oleh pembina PKH telah berhasil meskipun secara kuantitas angkanya perlu ditingkatkan. “tapi ini kan menyangkut kesadaran masyarakat, tidak bisa dipaksanakan. Saya berharap kesadaran masyarakat dapat meningkat, dan program PKH semakin baik sehingga tahun depan semakin banyak yang graduasi,” pinta bupati.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Siti Masruroh menuturkan, kegiatan Gebyar Prestasi Keluarga Penerima Manfaat Program PKH, di Kecamatan Kesesi dimaksudkan agar mengedukasi para penerima manfaat untuk saling berbagai dan tolong menolong, mendukung gerakan masyarakat hidup sehat atau Germas. “kita juga melaunching koperasi yang dibentuk oleh warga penerima manfaat di Kecamatan Kesesi, selain itu ada senam sehat, jalan sehat, bedah rumah, pameran produk kreatif makanan dari seluruh KPM disini,” tuturnya.

Dengan kegiatan ini, lanjut Masruroh, diharapkan dari 2.789 KPH PKH di Kecamatan Kesesi dapat secara optimal memanfaatkan bantuan untuk meningkatkan kompetensi keluarganya. “yang ibu hamil dapat meningkatkan gizi, program bebas stunting dll disamping itu juga agar mereka setelah tergraduasi dapat mempunyai modal yang kuat sehingga lebih sejahtera,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here