Kasus penemuan mayat wanita dalam karung yang ditemukan dibantaran sungai Sragi Rabu (16/10/2019) kemarin akhirnya terungkap setelah tim buser Polres Pekalongan dibantu tim Resmob Polda Jawa Tengah di Tegal pada Kamis (17/10/2019) siang.

Adapun pelaku yang diamankan yakni Jumari (30), warga Yosorejo Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Pelaku mengahabisi korban yakni Kumalasaroh (29), warga Kedunginten Desa Depok Kecamatan Siwalan.

Kapolres Pekalongan, AKBP Aris Tri Yunarko, saat gelar perkara di Mapolres Pekalongan, Jumat (18/10/2019) menuturkan, awalnya pelaku dan korban berkenalan sejak seminggu yang lalu, dan sudah melakukan hubungan layaknya suami istri selama lima kali. Dan pada saat kejadian korban digauli sebanyak dua kali oleh tersangka.

“setelah digauli, tersangka meminta perhiasan yang dikenakan oleh korban, akan tetapi korban menolak sehingga pelaku tega menghabisi nyawanya,” katanya di hadapan awak media.

Karena merasa geram saat ditolak,  tersangka mengambil tali dan mengikat korban, tersangka kemudian mengambil lakban dan membekap mulut korban. Kemudian pelaku menjerat leher korban dengan tali hingga tewas. “setelah tewas pelaku kemudian keluar dan menemukan karung. kemudian korban dimasukkan ke dalam karung dan dibuang di bantaran sungai,” terangnya.

AKBP Aris Tri Yunarko menjelaskan, dari hasil penyidikan, tersangka terbukti merencanakan untuk membunuh korban. “tersangka akan kita jerat dengan pasal 340 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here