Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, sebanyak ratusan guru SMP lintas MGMP di Kabupaten Pekalongan mengikuti workshop Peningkatan Mutu Pendidikan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Apkasi dan Yayasan Adiluhung Nusantara, Sabtu (12/10/2019).

Workshop yang diselenggarakan di Hotel Dafam tersebut, dibuka langsung oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan diikuti sebanyak 600 guru se Kabupaten Pekalongan.  Dalam kesempatan tersebut bupati juga melaunching aplikasi zero drop out atau Rodo Kajen.

Ditemui usai membuka acara, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan, workshop smart teaching ini ditujukan untuk peningkatan kapasitas building guru-guru supaya lebih profesional. “nanti mereka akan diasah kompetensinya, dan dilatih serta diberi pengetahuan baru,” katanya.

Selain itu, tambah Bupati, para guru diberi treatment cara mengajar yang sesuai khususnya di era seperti sekarang ini. “pendidikan itu dinamis, maka perlu dilakukan pengembangan yang dinamis pula,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Sumarwati menuturkan, workshop lintas MGMP ini dalam rangka smart teaching yang dimaksudkan agar guru mampu melaksanakan proses pembelajaran dengan baik. “fungsi guru sekarang tidak hanya mentransfer ilmu, akan tetapi lebih ditekankan menjadi seorang fasilitator dan motivator siswa,” ujarnya.

Sumarwati berharap dengan adanya workshop ini, empat kompetensi yang harus dimiliki seorang guru meningkat, utamanya kompetensi profesional. “kita hadirkan pemateri dari para praktisi, harapannya mutu pendidikan meningkat seiring meningkatnya kompetensi guru kita,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here