Untuk memudahkan pembinaan terhadap UsahaKecil Menengah atau UKM, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan melakukan verifikasi, klasifikasi dan klasterisasi dari berbagai jenis UKM yang ada.

Demikian disampaikan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi usai memberikan sambutan pada acara peresmian International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Kordinator Kabupaten Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda, Kamis (10/10/2019).

Menurut bupati, di Kabupaten Pekalongan terdapat puluhan ribu UMKM dengan berbagai jenis usaha. “nanti kita akan klasifikasikan yang makanan sendiri, yang fashion sendiri sehingga memudahkan dalam melakukan pembinaan,” katanya.

Di Kabupaten Pekalongan sendiri, kata Bupati, pertumbuhan ekonomi saat ini berada diangka 5,76 berada diatas angka pertumbuhan ekonomi Pusat dan Propinsi. “sektor UMKM ini menyumbang besar terhadap pertumbuhan ekonomi, sehingga akan terus kita berdayakan,” terangnya.

Dijelaskan Bupati, Pemkab mempunyai kepedulian besar terhadap keberadaan UMKM, sehingga beberapa waktu yang lalu mendapat penghargaan Natamukti di Bogor. “pembentukan International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Korda Kabupaten Pekalongan salah satu tujuannya adalah untuk memberdayakan UMKM kita,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinperindagkop dan UMKM Kabupaten Pekalongan Hurip Budi Riyantini menuturkan, kegiatan Galang UKM Indonesia 2019 terdiri dari berabagi kegiatan diantaranya, pengukuhan pengurus, seminar UMKM Brilian dan bazar oleh UMKM yang sudah terkurasi sehingga diharapkan UMKM di Kabupaten Pekalongan dapat naik kelas.” Untuk menggerakkan sektor UMKM pemkab akan kesulitan kalo sendiri butuh menggandeng empat pilar yakni pengambil kebijkan, pelaku usaha, akademisi dan juga peneliti,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here