Sebanyak 5 orang mahasiswa dari Rotterdam University melakukan kunjungan ke Kabupaten Pekalongan. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penelitian rob di pesisir Kota Santri.

Mereka diterima langsung oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di ruang kerja Bupati, Senin (30/9/2019).

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan Lima Mahasiswa Rotterdam University berdiskusi di Ruang Kerja Bupati, Senin (30/9/2019)

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menuturkan, ke lima mahasiswa tersebut akan melakukan penelitian tentang upaya penanggulangan rob di Kabupaten Pekalongan serta water managemen. “Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus mencari solusi penyelesaian banjir rob secara komprehensif. Salah satu caranyanya membangun kerjasama dengan Belanda,” terangnya.

Menurut bupati, sebelumnya Pemkab Pekalongan telah menandatangani pernyataan kehendak antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan Dewan Air Belanda dan Rotterdam university. “tujuan dari kerjasama tersebut untuk mengedukasi masyarakat pasca tanggul penahan rob itu jadi, bagaimana cara mengukur, mengoperasionalkan pompa, membaca evelasi air dan segala hal yang berkaitan dengan perawatan” jelasnya.

Pasalnya, kata Asip, jika tanggul jadi akan berdampak pada perubahan lingkungan sekitar. “long storagenya akan kita buat wisata dayung dan wisata air lainnya, sehingga akan merubah cara pandang masyarakat terhadap lingkungan yang baru,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here