Berbicara wisata di Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan tidak hanya Curug Bajing dan Telaga Sigebyar Mangunan saja. Salah satu destinasi wisata yang juga ramai di kunjungi yakni Welo Asri dimana rata-rata pendapatan perbulanya mencapai 200 juta rupiah.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi ketika berkunjung ke Wisata Welo Asri usai menghadiri acara Festival Rogojembangan, Minggu (29/9/2019) mengatakan, Welo Asri merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup baru, yakni baru berumur 2 tahun. “secara keseluruhan sudah baik, kehadiran welo asri ini melengkapi lanscape wisata di Petungkriyono,” katanya.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bersama Forkompimda mengunjungi Wisata Welo Asri usai menghadiri Festival Rogojembangan, Minggu (29/9/2019).

Meski sudah baik, kata Bupati, pengelolaan Welo Asri akan terus ditingkatkan. “akan kita didik SDM yang ada disini, ada 20 orang yang akan kita sekolahkan untuk mengoptimalkan potensi yang ada,” tuturnya.

Salah satu keunggulan Welo Asri, diantaranya sungai yang jernih dan menyehatkan serta dikelilingi hutan yang masih perawan dengan berbagai satwa langka yang dilindungi yang akan terus dijaga. “tak heran jika masyarakat banyak yang datang kesini sehingga income perbulanya sampai 200 juta,” jelas Asip.

Ditambahkan bupati, untuk mendukung pengembangan pariwisata ini, Pemkab Pekalongan akan melakukan dua hal yakni penguatan aspek regulasi dan memfasilitasi yang kurang. “kita akan kuatkan regulasi lewat perjanjian dengan perhutani dan kita akan memberikan bantuan keuangan atau lewat intervensi program lain,” terangnya.

Yang penting, lanjut bupati, kebersihan akan tetap dijaga dan pengelola maupun masyarakat dilarang membuang sampah khususnya sampah plastik ke sungai. “kita berkomitmen untuk membersihkan sungai baik dihilir maupun di hulu seperti di Welo Asri ini,” paparnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Desa Kayupuring Kecamatan Petungkriyono Slamet, menuturkan, perkembangan wisata Welo Asri selama dua tahun ini cukup pesat. “jika pada saat Week End welo asri dikunjungi ribuan pengunjung, sedang kalau sepi sekitar 200an orang,” katanya.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi didampingi Administratur Perhutani KPH Pekalongan Timur Joko Santoso dan Kepala Bappeda Litbang Bambang Irianto berfoto bersama di Wisata Welo Asri.

Sebelumnya, kata Slamet, pokdarwis desa Kayupuring mengadakan MoU dengan pihak perhutani dengan dijembatani oleh LMDH. “kita lakukan perjanjian kerjasama dengan perhutani karena Wisata Welo Asri terletak di tanah milik Perhutani,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here