Sebanyak Ribuan warga dari berbagai unsur dan berbagai wilayah di Kabupaten Pekalongan, mengikuti Shalat Istisqa di Alun-alun Kajen, Rabu, (25/9/2019)

Dalam kegiatan itu, hadir Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bersama Forkompinda Kabupaten Pekalongan dan tokoh masyarakat.

Shalat Istisqa dimulai pukul 14.00 WIB dan di imami oleh KH Muhammadun Jundi, sedangkan khatib KH Afnan Chafidz. Sebelum shalat dilaksanakan seluruh jamaah melafalkan istighfar bersama-sama.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat dikonfirmasi usai pelaksanan shalat mengatakan, shalat Istisqa dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama PCNU Kabupaten Pekalongan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pondok pesantren, dan masyarakat seluruh Kabupaten Pekalongan. “maksud dan tujuan shalat istisqa dalam rangka memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya segera di berkahi dengan diturunkan hujan,” katanya.

Menurut Bupati, kemarau tahun ini menyebabkan beberapa wilayah di Kabupaten Pekalongan mengalami krisis air bersih bahkan beberapa dinyatakan rawan bencana kekeringan. “semoga bencana ini bisa segera diatasi salah satunya dengan ikhtiyar batin bersama-sama meminta kepada Allah dengan bersabar dan doa,” jelasnya.

Untuk bencana kekeringan, Pemkab Pekalongan menyiapkan dana kurang lebih 2 milyar. “droping air terus berjalan, BPBD dan PDAM selalu siaga melakukan droping air bagi daerah yang membutuhkan,” ujarnya.

Di Kabupaten Pekalongan sendiri, Kata Bupati, sebenanrnya mempunyai kandungan air baku yang melimpah yang membutuhkan eksploitasi memadahi seperti SPAM Regional, revitalisasi PDAM Tirta Kajen yang ditargetkan sambungan 50 ribu dari sekarang yang masih 14 ribu. “kita sudah memoratorium penggunaan air tanah, solusinya adalah memaksimalkan potensi air baku,” pungkasnya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here