Keluarga Korban KM Pieces mengadukan tentang kejelasan nasib keluarga mereka yang menjadi korban KM Pieces yang diperkirakan tenggelam pada 31 Juli 2019 lalu di Matasiri, Kalimantan Selatan.

Kedatangan warga diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun dan anggota dewan. Selain itu, juga ikut hadir Kepala Dinas Sosial dan juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, Jumat (20/9/2019).

Salah Seorang Warga, Sri (36) dari Api-api, Wonokerto menuturkan dirinya sudah menunggu sudah hampir 50 hari namun sampai sekarang tidak ada kabar lagi apakah sudah ditemukan atau belum. “Saya bingung harus bagaimana lagi, tidak ada yang memberitahu saya terkait informasi kelanjutannya,” katanya.

Menurutnya Pemerintah datang ke keluarga korban yang sudah ditemukan saja, tetapi keluarga korban yang belum ditemukan tidak didatangi, padahal kita itu sama-sama korban. “sampai saat ini belum ada kabar lagi terkait status korban yang hilang 11 korban KM Pieces yang tenggelam,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan dari Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Moh Kennedy menuturkan Pihak dewan memfasilitasi antara warga dengan pemerintah agar masalah ini segera ditangani dan diselesaikan. “sebanyak 3 dinas kita hadirkan, Dinas Sosial untuk bantuan kepada keluarga korban, Dinas Kelautan dan Perikanan untuk pelayanan dan moderator kepada pemilik kapal yang tenggelam, dan BPBD Kabupaten Pekalongan sebagai ujung tombak dalam informasi tentang korban yang belum ditemukan,” jelasnya.

Sebagian besar dari keluarga korban yang hilang tersebut merupakan tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah. Semoga pemerintah daerah benar-benar memperhatikan mereka para keluarga korban. “sampai saat ini baru tali asih saja yang sudah diterima sebesar Rp 11 juta, dan bantuan solidaritas dari para nahkoda sebesar Rp 2,6 juta,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here