Obyek Wisata Curug Tirta Muncar yang terletak di Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Sabtu (21/9/2019) diresmikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

Dalam kegiatan pembukaan tersebut digelar Festival Seni Budaya Kecamatan Talun “Festival Kopi Kroyakan” yang menyuguhkan 1500 kopi kepada pengunjung yang hadir. Bupati dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh pengunjung untuk memungut sampah guna mewujudkan kebersihan lingkungan sebagai wujud nyata turut menyukseskan World Clean up Day (WCD).

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meresmikan Obyek Wisata Curug Tirta Muncar, Sabtu (21/9/2019).

Bupati dalam sambutanya menuturkan Obyek Wisata Curug Tirta Muncar mempunyai tiga keunggulan diantaranya dekat dengan jalan raya, parkir yang luas dan berada di Hutan Kroyakan yang dihuni oleh flora fauna yang dilindungi. “saya berpesan kepada pengelola untuk tetap menjaga alam, tidak boleh merusak tanaman dan mengingatkan kepada masyarakat terutama pendatang untuk tidak berburu, karena tempat ini banyak dihuni satwa langka seperti owa jawa, macan tutul dan lainnya,” katanya.

“Festival Kopi Kroyakan” yang menyuguhkan 1500 kopi kepada pengunjung yang hadir pada peresmian Obyek Wisata Curug Tirta Muncar.

Menurutnya kedepan, dirinya akan mendatangkan orang yang banyak ke Obyek Wisata Curug Tirta Muncar. “kita akan buat even seperti di Petungkriyono, dan saya juga akan bekerjasama untuk membuat Camping Glamour di obyek wisata ini, dan masih dalam tahap survey,” jelas Bupati.

Dengan pembukaan wisata, Bupati berharap agar ekonomi masyarakat dapat meningkat. “kita berdayakan melalui sektor wisata, terutama para pedagang. Setelah ini saya harap masyarakat disini tidak ada lagi yang merantau lagi, dan fokus mengembangkan potensi yang ada di sekitarnya,” harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here