Penyelenggaraan Pekan Raya Kajen (PRK) 2019 telah berakhir pada Minggu (15/9/2019) malam. Berkaca dari kegiatan tersebut ke depan akan disempurnakan lagi dengan ditambah kontennya khususnya produk asli dari Kabupaten Pekalongan.

Demikian disampaikan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi pada malam penutupan PRK 2019 di Alun-Alun Kajen. Menurutnya, selain akan menambah produk asli juga tidak menutup kemungkinan produk luar daerah bisa ditampilkan di PRK. “penyelenggaraan PRK tahun ini akan kita evaluasi dan akan kita sempurnakan untuk penyelenggaraan kedepannya, mudah-mudahan akan semakin baik,” kata Bupati.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat memberikan sambutan pada malam penutupan Pekan Raya Kajen 2019 di Alun-Alun Kajen, Minggu (15/9/2019).

Asip menjelaskan, PRK merupakan ajang promosi bagi produk unggulan khas, dan juga destinasi wisata serta capaian pembangunan Kabupaten Pekalongan. “PRK tahun ini mempunyai tampilan yang berbeda dengan yang sebelumnya, diantaranya menekankan bagaimana kita mengangkat seni dan produk unggulan dan juga kreativitas anak muda Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.

Diterangkan Bupati, berdasarkan catatan panitia, PRK 2019 dihadiri oleh 400 ribu orang selama delapan malam dengan nilai transaksi sebesar 10 milyar lebih. “salah satu lapak favorit di PRK adalah kopi giling, ini menandakan bahwa PRK mampu mengangkat UKM kita sehingga menguntungkan dari aspek bisnis bagi masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun menuturkan, PRK 2019 berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya karena ada beberapa inovasi yang dihadirkan oleh Pemkab. “namun perlu ada evaluasi dari berbagai aspek, yang baik agar diteruskan sedang yang kurang harus diperbaiki,” katanya.

Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun memberikan hadiah kepada para pemenang Kajen Batik Karnival 2019 pada malam penutupan Pekan Raya Kajen 2019.

Hindun menambahkan, partisipasi masyarakat berdasarkan catatan cukup tinggi, namun dalam hal transaksi masih perlu ditingkatkan. “selain empat potensi yang telah ditampilkan pada PRK 2019, perlu digali lagi potensi yang lain, terutama bagi yang belum mengikuti PRK tahun ini,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here