Jamaah Haji asal Kabupaten Pekalongan yang tergabung dalam tiga kloter dijadwalkan akan pulang pada akhir Agustus ini.

Kasi Penyelenggaran Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Sujud mengatakan, jamaah haji asal Kabupaten Pekalongan terbagi menjadi tiga kloter yakni kloter 44,45 dan 46 dan tambahan 10 orang yang masuk kloter Sapujagad yang tergabung Se Jawa Tengah di kloter 96. “untuk kloter 44 dan 45 di jadwalkan landing di Bandara Adi Soemarmo Solo pada pukul 12.05 dan 13.15 sedangkan untuk kloter 46 dijadwalkan tiba di Solo pada tanggal 1 September pukul 07.15,” katanya Jumat (16/8/2019).

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan Sujud saat diwawancara RKS, Jumat (16/8/2019).

Sujud menambahkan, untuk menyambut pemulangan jamaah haji, panitia pemberangkatan dan pemulangan haji daerah akan melaksanakan rapat koordinasi pada selasa (20/8). “rakor tersebut akan diikuti lintas instansi diantaranya dari Pemkab, Kemenag, Dinkes, Polres, Dishub dan instanti terkait,” terangnya.

Ditambahkannya, bahwa kondisi jamaah haji Kabupaten Pekalongan baik di Arab Saudi maupun di Madinah masih utuh. “sebelumnya ada satu calon jamaah haji yang meninggal waktu di pondokan Embarkasi Haji atas nama Susanto Harjo Pranoto  (65) Warga Wonosari yang tergabung dalam kloter 44,” tuturnya.

Untuk jamaah haji yang masuk gelombang pertama, kata Sujud, sudah bersiap pulang dan sudah kembali ke maktab masing-masing, sedangkan untuk gelombang kedua, akan menyelesaikan ibadah sunnah kemudian akan melakukan thawaf wada (thawaf perpisahan) dan melanjutkan ke Madinah. “untuk jamaah haji kita masuk dalam gelombang kedua, jadi setelah ini mereka akan ke Madinah terlebih dahulu sebelum pulang ke tanah air,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here