Bupati Pekalongan Asip Kholbihi berharap pemilihan kepala desa atau pilkades serentak mendatang dapat bebas dari kepentingan dan biaya berlebih sehingga diharapkan akan terpilih pemimpin desa yang berkualitas.

“grand design kita adalah mewujudkan pemilihan kepala desa yang berkualitas, bukan karena yang menang karena memberikan sangu yang banyak,” kata bupati, Kamis (18/7/2019).

Pilkades serentak Kabupaten Pekalongan sendiri direncanakan akan digelar pada Bulan Nopember. “ada 210 desa yang akan menggelar pilkades, kemarin kita sudah rapatkan,” kata Asip.

Menurutnya, pemilihan sekretaris desa beberapa waktu yang lalu dapat dijadikan contoh bagi pemilihan kepala desa. “pemilihan sekdes kemarin banyak terpilih bibit unggul, bukan karena transaksional sehingga kepala desa nantinya dapat mandat murni dari warganya,” terangnya.

Menurutnya, dari jajajaran atas yakni Tim Pengendali Pilkades sampai P2KD di desa sudah sepakat untuk membuat pilkades yang sehat. “jika nanti ditemukan ada yang masih membandel maka bisa didiskualifikasi, karena kita berharap para kades terpilih mempunyai visi yang jelas, bertanggung jawab dan punya spirit untuk membangun desa,” harap bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here