Mengingat potensi kopi yang sangat kaya, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berencana membuat Coffee Centre di Kecamatan Kajen.

Demikian dikatakan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat acara diskusi tentang cluster kopi di Wars and Coffee Resto Kajen, Rabu (9/8/2019). Menurutnya Coffe Centre akan menyediakan semua jenis kopi yang ada di Kabupaten Pekalongan dan juga kopi yang ada di Pulau Jawa. “Kabupaten Pekalongan kaya akan komoditas kopi lokal yang merupakan basic Java Coffee,” katanya.

Salah satu khazanah kopi di Kabupaten Pekalongan yakni Kopung atau Kopi Pungangan dari Kecamatan Doro.

Asip menjelaskan, bahwa Kopi Pekalongan pernah berjaya pada Abad ke 18 terbukti Belanda pernah membangun perkebunan kopi di Desa Lambanggelun Kecamatan Paninggaran. “disitu ada perkebunan kopi yang luas dan ditanami kopi java dengan jenis arabika dan robusta, dan akan kita kembangkan terutama yang arabika dan robusta sesuai dengan kondisi alam,” terang Asip.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi berdiskusi dengan para pakar dan petani kopi di Kabupaten Pekalongan

Menurutnya, dengan adanya diskusi yang mengundang para pakar kopi dari semarang tersebut dapat memotivasi dan berdiskusi bagaimana memberdayakan anugerah berupa tanaman kopi yang melimpah ini. “ditingkat hulu kita jaga produksinya dan kita akan siapkan lahan karena kopi merupakan tanaman tahunan, kita juga bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas kopi,” jelasnya.

Dengan kegiatan ini, pemkab akan memberdayakan pelaku UMKM, karena menurutnya akan dapat menciptakan lapangan kerja. “visi misi kami menciptakan 100 ribu lapangan kerja, dan saat ini ada 53 ribu UMKM di Kabupaten Pekalongan, jika satu UMKM dapat menyerap 2 tenaga kerja maka visi itu sudah terpenuhi. Saat ini kopi Pekalongan sudah dipasarkan secara langsung maupun lewat online dan kita juga akan gencar mempromosikan, salah satunya lewat pameran-pameran,” Papar Asip.

Sementara itu salah satu panitia, Wanuri mengatakan bahwa kegiatan diskusi ini bertujuan untuk mengangkat brand Kopi Pekalongan, karena selama ini masih berjalan secara individu. “kalo dulu ada kopi petung, wangkelang, lebakbarang, kandangserang dan lainnya nanti kita akan jadikan satu brand yakni kopi pekalongan agar memudahkan pemasaran. Dan acara ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama para pelaku kopi serta wahana belajar meningkatkan mutu kopi,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here