RKS – Sebanyak 793 Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Pekalongan mengikuti manasik haji terakhir 2019 yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Senin (8/7/2019).

Kepala Kemenag Kabupaten Pekalongan, Kasiman Mahmud Desky mengatakan, ada satu jamaah haji asal Kabupaten Pekalongan yang gagal berangkat dikarenakan sakit. “untuk persiapan sampai sejauh ini sudah 90 persen, ratusan calon jamaah haji tergabung di tujuh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH),” terang Kasiman.

Dikatakan Kasiman, kegiatan bimbingan manasik haji terakhir ini dilakukan sebagai persiapan akhir calon jamaah haji sebelum diberangkatkan menuju ke Tanah Suci.

“Calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan dibagi menjadi dua kloter yaitu kloter 44 dan 45 dan rencananya akan berangkat ke Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali pada 19 Juli mendatang.

Kasiman berpesan kepada calon jamaah haji untuk mewaspadai perbedaan cuaca ketika nanti berada di Arab Saudi. “lebih baik untuk tidak terlalu beraktivitas diluar karena cuaca panas, dan saya berharap agar seluruh jamaah calon haji untuk menjaga kesehatan sehingga dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Bisri Romly, Anggota Komisi VIII DPR RI menjelaskan bahwa, pada tahun ini pemerintah pusat dan daerah sidah memberikan fasilitas yang istimewa kepada calon jamaah haji. “dengan fasilitas istimewa ini, diharapkan para jamaah lebih nyaman dan khusuk dalam menjalankan ibadah,” paparnya.

Bisri menambahkan, Sejak tahun lalu, calon jamaah haji tidak dimintai tambahan uang transportasi. Kemudian, pelayanan di Mekkah dan Madinah sudah berbeda dengan tahun sebelumnya,” jelasnya. (*FikiP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here