Pagelaran wayang kulit semalam suntuk menjadi penutup rangkaian Peringatan Hari Pendidikan nasional atau Hardiknas tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2019.

Dalam pagelaran wayang tersebut menampilkan empat dalang dari Persatuan Pedalang Indonesia atau Pepadi Kabupaten Pekalongan yakni Ki Ditya Aditya dari Doro Rejo Kecamatan Doro, Ki Bayu, dari Watu Gajah Kesesi, Ki Lilik Isdiyanto dari Bligorejo Doro dan Ki Joko Widodo Dari Bojong dengan lakon Sesaji Rojo Suyo.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Sumarwati memberikan sambutan pada acara Resepsi Hardiknas Tingkat Kabupaten Pekalongan, Kamis (2/5/2019).

Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Sumarwati mengatakan, sebelumnya dalam rangka peringatan Hardiknas Tingkat Kabupaten Pekalongan telah dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya, Upacara Bendera dan aneka kegiatan di depan Kantor Dindikbud. “untuk pagi sampai siang kita ada lomba mewarnai yang diikuti 1.000 anak Paud, Tari Kreasi yang diikuti siswa SD dari 19 Korwil, dan lomba Solo Song yang diikuti oleh warga belajar kesetaran paket B dan C,” kata Sumarwati, Kamis (2/5/2019).

Selain itu, pada malam harinya, tutur Sumarwati, ada malam resepsi yang diisi penampilan band anak SMP, paduan suara Hymne dan Mars Kabupaten Pekalongan oleh guru. “kita juga mengapresiasi seni budaya lewat pertunjukan seni sintren yang merupakan budaya Kabupaten Pekalongan dan juga penampilan wayang kulit,” jelasnya.

Sementara itu Kasi Seni Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Safri Dwiyanto menuturkan, penampilan wayang kulit dengan lakon sesaji rojo suyo dimaksudkan sebagai salah satu ungkapan rasa syukur dalam momentum Hardiknas. “kita selama ini bekerja untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan, dan pagelaran wayang ini sebagai ungkapan rasa syukur kita,” kata Safri. Untuk prestasi dalam bidang seni, Safri menambahkan, Kabupaten Pekalongan telah menorehkan prestasi yang cukup membanggakan baik di level propinsi maupun nasional. “untuk seni yang sering mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan diantaranya seni lukis dan solo song, dan pada malam resepsi kita hadirkan pemenang lomba kedua solo song pelajar tingkat Jawa Tengah dari Kabupaten Pekalongan,” jelas Safri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here