Sedikitnya ada lima bencana yang harus diwaspadai masyarakat Kabupaten Pekalongan, hal itu dikarenakan kelima bencana tersebut sering terjadi dan melanda wilayah Kota Santri.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi melakukan pantauan peralatan yang dimiliki BPBD Kabupaten Pekalongan, Jumat (26/4/2019).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo mengatakan kelima bencana tersebut diantaranya yakni, banjir dan rob, longsor, kekeringan, puting beliung dan juga kebakaran, “kelima bencana tersebut menempati peringkat teratas bencana di Kabupaten Pekalongan,” terangnya saat Apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Belakang Setda, Jumat (26/4/2019).

Menurutnya, setiap tanggal 26 April diperingati sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana. “Untuk tema kali ini diantaranya yakni kesiapsiagaan dimulai dari diri, keluarga, komunitas siap untuk selamat, sadar budaya bencana, kita jaga alam, alam jaga kita,” tuturnya.

Budi menambahkan, pada peringatan hari kesiapsiagaan bencana ini dirinya berharap kepada masyarakat untuk selalu waspada baik diri, keluarga maupun lingkungan. “jadikan itu sebagai pedoman disamping kita juga turut andil dalam menjaga alam disekitar kita,” harapnya. (FIK).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here