Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Senin (22/4/2019) meresmikan pasar Ngebrak yang berlokasi di kelurahan bligo kecamatan buaran.

Dalam peresmian tersebut dihadiri oleh sekretaris daerah, kepala OPD, OJK Tegal serta para pedagang setempat. Usai meresmikan, bupati beserta rombongan melakukan pantauan kesejumlah pedagang pasar guna mengecek bangunan serta berdialog dengan pedagang

Bupati pekalongan Asip Kholbihi menuturkan, pasar ngebrak di kelurahan bligo tersebut dibangun dengan bantuan pemerintah pusat lewat dana alokasi khusus atau DAK sebesar 1,2 milyar. “sebelum dibangun pasar ini kumuh dan akan ambruk, setelah dibangun pasar menjadi bersih dan lebih tertata,” kata Bupati.

Asip menjelaskan, pasar ngebrak ini ditempati sebanyak 134 pedagang baik los dan kios. Selain membantu infrastruktur, bupati juga menggandeng OJK tegal dan pihak perbankan untuk membantu dan memudahkan  permodalan dengan skema kredit sesuai KUR dengan bunga 0,58. “kita namai program ini dengan program nongol karena untuk menolak bank tongol yang biasanya memberikan bunga yang besar kepada pedagang sehingga memberatkan pelaku UMKM,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Hurip Budi Riyantini menjelaskan, 134 pedagang yang ada di pasar ngebrak terdiri dari pedagang kios 22 dan sisanya yakni 112 adalah pedang los. “pasar ngebrak ini dibangun dengan DAK sebesar 1,22 M dengan pelaksana CV satria vinandita yang dikerjakan kurang lebih selama 6 bulan,” terang Riyantini. (FIK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here