Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Pekalongan, kali ini Kota Santri mendapat Juara II Lomba Habitat Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah kepada Bupati Pekalongan Asip Kholbihi yang mewakili Pemkab dan masyarakat Kabupaten Pekalongan, di Hotel Santika Premiere Kota Semarang, Senin (25/3/2019).

Berkat Prestasi tersebut, Kabupaten Pekalongan mendapatkan hadiah Rp 750 juta dari Pemprov Jateng.

Gubernur Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada Kabupaten Pekalongan sebagai juara II Lomba Habitat tingkat Provinsi, Senin (24/3)

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi,
menjelaskan, prestasi itu bisa diraih atas kerja keras semua pihak termasuk masyarakat. “Kabupaten Pekalongan sudah sering mendapatkan penghargaan tentang keberhasilan mengatasi permasalahan kekumuhan. Termasuk dalam juara ke II lomba habitat ini,” jelasnya.

Bupati menuturkan, pada 2014 lalu luasan daerah kumuh mencapai 637 hektare sehingga Kabupaten Pekalongan mendapatkan predikat daerah terkumuh se- Jawa Tengah “Babalan Lor Kecamatan Bojong menjadi best practice dalam lomba habitat. Dengan inovasi kampung tahu di sana. Hadiah tersebut nanti akan kami diberikan ke Kecamatan Buaran untuk pembangunan infrastruktur,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjelaskan, di Jawa Tengah sudah banyak tempat-tempat yang bersih dan tertata.

“Untuk mewujudkan daerah bersih dibutuhkan tangan dingin pemimpin daerahnya. Mengubah daerah kumuh menjadi daerah tertata, membutuhkan waktu lama. Tidak mungkin bisa dilakukan dalam waktu sehari ataupun setahun,” ujarnya.

Ganjar juga menyampaikan agar kepala daerah terus berpikir positif untuk mengubah daerah menjadi tempat yang bersih serta memiliki perilaku masyarakat bersih pula.

Sebagai juara I dalam lomba Habitat tahun 2018 yakni Kota Surakarta dengan hadiah sebesar Rp 1 milyar. Adapun untuk juara III yakni Kabupaten Banyumas dengan hadiah sebesar Rp 500 juta, juara IV hingga juara VI masing-masing adalah Kota Magelang, Kabupaten Demak dan Kabupaten Pati, dengan hadiah masing-masing sebesar Rp 300 juta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here