Kondisi tepian aliran sungai sengkarang mengancam pemukiman warga khususnya di Desa Paesan Selatan Kecamatan Kedungwuni, untuk itu pemkab berinisiatif akan membuat bronjong agar aliran sungai tersebut tidak menggerus pemukiman.

Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat melakukan tinjuan langsung di desa paesan selatan kecamatan kedungwuni, kamis (21/3/2019). Menurutnya, untuk mengatasi masalah tersebut, pemkab akan membangun bronjong sepanjang 150 meter yang akan di usahakan anggaranya pada tahun 2019 dan direncanakan akan selesai pada tahun 2020. “kita akan usahakan untuk pengusulan anggaran ditahun ini, dan pada tahun sebelumnya akan selesai pengerjaanya,” kata Bupati.

Asip menambahkan, jika tidak ditangani dengan cepat maka aliran sungai sengkarang itu akan mengancam pemukiman, jalan dan juga rumah ibadah yang jaraknya berdekatan dengan bibir sungai. “Dalam menangani setiap permasalahan, pemerintah kabupaten pekalongan selalu mengedepankan tindakan cepat dan terukur khususnya untuk menyelamatkan masyarakat dan juga lingkungan,” katanya.

Selain memperbaiki infrastruktur di daerah bawah, pemkab juga akan konsen memperbaiki infrastruktur di bagian atas. “kemarin warga di daerah atas sudah mengeluhkan infrastruktur, kami sudah menganggarkan untuk perbaikan masalah tersebut,” tutur bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here