Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Republik Indonesia mensosialisasikan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dalam rangka penurunan prevalensi stunting melalu media wayang kulit.

Acara tersebut dilaksanakan di Halaman Parkir Rumah Dinas Bupati Pekalongan dengan Dalang Ki Warseno Slenk dan mengambil lakon “Begawan Bima Suci”.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Ali Reza, didampingi Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kominfo RI, Wiryanta menyerahkan Wayang Kulit kepada Ki Warseno Slenk sebelum pertunjukan dimulai, Rabu (6/3/2019).

Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kominfo RI, Wiryanta mengatakan, tugas dari kominfo diantaranya yakni mensosialisasikan perilaku hidup sehat yang muaranya untuk menurunkan angka prevalensi stunting. “angka prevalensi stunting pada tahun 2013 mencapai 37 persen dan pada 2018 menurun menjadi 30 persen,” katanya, Rabu (6/3/2019).

Wiryanta menambahkan, ada berbagai media yang digunakan untuk mensosialisasikan keberhasilan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla diantaranya yakni dengan pertunjukan wayang kulit. “untuk di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jogja Wayang Kulit masih digemari, sedang di wilayah lain seperti Jawa Barat kita menggunakan media Wayang Golek dan di daerah lain disesuikan dengan budayanya, intinya agar masyarakat paham akan stunting, bagaimana mensikapinya dan berperilaku hidup sehat,” jelasnya.

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Ali Reza, mewakili Bupati Pekalongan mengatakan, pagelaran wayang kulit merupakan media yang digemari masyarakat Kota Santri, dan efektif untuk mensosialisasikan pesan-pesan positif kepada masyarakat. “kami mengucapkan terimakasih kepada Kominfo RI yang sudah menyelenggarakan pagelaran wayang kulit disini,” terangnya.

Khusus untuk prevalensi stunting di Kabupaten Pekalongan, menurutnya mengalami penurunan dari 58 menjadi 48. “untuk menurunkan prevalensi stunting, Pemkab Pekalongan sudah menyiapkan regulasi dan program untuk menurunkannya, yakni melalui dinas kesehatan,” tuturnya didampingi Kepala dinas Kominfo Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi dan Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwi Antoro. (FP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here