Bupati Pekalongan Bersama Kepala BBWS Pemali Juana meninjau langsung progress pembangunan tanggul penahan rob di kecamatan tirto, utamanya di Desa Mulyorejo dan Jeruksari.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Selasa siang (5/3/2019) mengatakan, tanggul penahan rob telah dibangun sejak tahun 2017 dan direncanakan akan selesai pada tahun 2019. “Dengan selesainya tanggul tersebut diharapkan dapat mengatasi permasalahan rob di pesisir Kabupaten Pekalongan yang telah terjadi sejak tahun 2008 dan menyebabkan rusaknya infrastruktur sosial, ekonomi dan budaya bagi warga yang terdampak,” terang bupati.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meninjau progres pembangunan tanggul penahan rob di Kecamatan Tirto, Selasa (6/3/2019).

Asip menjelaskan jika permasalahan rob selesai, maka tanah yang berada di selatan tanggul akan dikembalikan seperti dulu lagi yakni menjadi lahan pertanian. “Sebelum terkena musibah rob Kecamatan Tirto merupakan salah satu lumbung padi Kabupaten Pekalongan, ke depan akan kita kembalikan lagi,” jelasnya.

Saat ini, kata bupati, Pemkab Pekalongan tengah menginventarisir tanggung jawab yang harus dikerjakan dan akan segera dilaksanakan. “PR kita adalah mensosialisasikan ke warga agar tambak yang berada di sisi selatan menjadi lahan pertanian padi seperti sebelumnya, saya minta kesadaran semua pihak agar pembangunan ini berjalan lancar dan sukses, karena ini bagian dari upaya pemkab dalam mengatasi bencana rob,” pintanya. (FP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here