RKS- Di tahun politik seperti saat ini banyak pemberitaan di media sosial yang belum jelas kebenaranya yang bersifat mengadu domba sehingga dapat menimbulkan permusuhan, memecah persatuan bangsa oleh kelompok tertentu yang tidak menginginkan Indonesia aman, damai dan bersatu dalam bingkai NKRI.

“Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar selektif dalam membaca berita, mengetahui secara pasti fakta dan sumber beritanya dan jika terjadi keragu-raguan dalam menanggapi berita tertentu agar menanyakan kebenarannya untuk menghindari berkembangnya berita hoax,” kata Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto saat menjadi inspektur upacara 17 an bulan Pebruari 2019 diadakan bersama Forkopimda Kabupaten Pekalongan. Senin (18/2/19) di halaman Polres Pekalongan.

Forkompimda Kabupaten Pekalongan berfoto bersama usai kegiatan upacar 17 di halaman Mapolres Pekalongan, Senin (18/2/2019).

Dalam upacara tersebut dihadiri Bupati PekalonganAsip Kolbihi, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti, Sekda Kabupaten Pekalongan Mukaromah Syakoer dan unsur Forkopoimda lainnya.

Dalam amanatnya Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, meminta TNI – Polri selalu menjaga netralitas karena merupakan alat negara. Selain itu Dandim berpesan untuk selalu menjaga kekompakan TNI, Polri dan pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan. “TNI- Polri selalu dalam keadaan siap apabila dibutuhkan, baik dalam keadaan kontijensi ataupun bencana alam,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here