RKS– Tim Sergap (Serapan Gabah) dari Sterad (Staf Teritorial Angkatan Darat) mengunjungi gudang bulog Sub Divre Bondansari kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan.Kamis (14/2/2019) hal itu dimaksudkan guna memantau dan memastikan tidak ada permainan harga beras di lapangan.

Kunjungan Tim Sergap dari Sterad adalah Kolonel Inf J.LBN Toruan dan Kolonel Inf Aditya Nindra Pasha SE. serta didampingi Kasub Divre pekalongan Rasiwan dan Pasiter Kodim 0710/Pekalongan Kapten Inf Eko Sulistyo.

Tim Sergap dari Sterad Kolonel Inf J.LBN Toruan dan Kolonel Inf Aditya Nindra Pasha SE. serta didampingi Kasub Divre pekalongan Rasiwan dan Pasiter Kodim 0710/Pekalongan Kapten Inf Eko Sulistyo mengadakan kunjungan ke gudang bulog Sub Divre Bondansari kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Kamis (14/2/19).

Pada kunjunganya, Kolonel Toruan menyampaikan, bahwa kedatanganya untuk mengetahui secara langsung kondisi riil di lapangan tentang ketersediaan stok pangan di wilayah pekalongan. “jangan sampai saatnya panen malah harga beras tidak stabil, karena adanya permainan harga oleh para oknum-oknum yang dengan sengaja mempermainkan harga tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Kasub Divre pekalongan Rasiwan mengatakan untuk saat ini stok cadangan beras yang ada di wilayah pekalongan mencapai 28.000 ton sedangkan yang ada di gudang wiradesa mencapai 4500 ton dan cadangan stok tersebut apabila digunakan cukup untuk memenuhi kebutuhan di wilayah pekalongan selama satu tahun lebih.

“Untuk target penyerapan beras di gudang bulog wiradesa pada tahun 2019 adalah 12.000 ton dan mudah-mudahan target tersebut akan bisa di terpenuhi pada musim panen oktober maret nanti, dan dengan dukungan penuh oleh TNI diharapkan pada panen pertama tahun ini target bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Rasiwan menambahkan, Untuk di wilayah pekalongan, curah hujan yang tinggi tentunya mempengaruhi pada kualitas gabah. “Perlu pendampingan agar harga jual di petani juga memenuhi standar dari pemerintah,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here