RKS – Sebanyak 55 Relawan Demokrasi akan direkrut oleh KPU Kabupaten Pekalongan. Relawan tersebut nantinya bekerja membantu KPU dalam mensosialisasikan pemilu 2019. “Dengan bantuan Relawan Demokrasi saya mengharapkan akan meningkatkan partisipasi pemilih paling tidak sesuai target nasional yakni 77,5 persen,” ujar Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal, di Halaman KPU, Jumat (11/01).

Adapun proses rekrutmen Relawan Demokrasi dilakukan mulai 10 Januari sampai 15 Januari. Persyaratan umum usia minimal 17 tahun dan khusus untuk basis pemilih pemula ada batasan maksimal usia yakni 25 tahun. Dengan pendidikan terakhir setingkat SMA. Hasil seleksi dari KPU Kabupaten Pekalongan akan diumumkan pada 17 Januari dan dilantik pada 18-19 Januari.

“Nantinya setiap basis ada dimasing-masing kecamatan sehingga sosialisasi pemilu yang masif melalui Relawan Demokrasi ini bisa mendongkrak partisipasi pemilh di kabupaten Pekalongan yang pada Pemilu 2014 lalu kurang bagus yaitu di angka 72 persen pada pemilihan legislatif dan 67 persen di Pemilihan Presiden,” terangnya.

Ada 11 basis yang disasar KPU yaitu basis Keluarga, Pemilih Pemula, Pemilih Pemuda, Pemilih Perempuan, Penyandang Disabilitas, Pemilih Berkebutuhan Khusus, Komunitas, Pemilih Marginal, Keagamaan, Warga Internet (Nitizen). Khusus untuk basis Warga Internet (Nitizen) Relawan harus memiliki empat akun media sosial yakni Facebook, Instagram, Twitter dan Line. Masing-masing akun medsos tersebut harus memiliki jumlah pengikut atau followers minimal 1.000.

“Seluruh Relawan demokrasi yang lolos seleksi ditempatkan di 11 basis yang telah ditentukan oleh KPU, dengan setiap basisnya terdapat lima Relawan. Setiap Relawan di lapangan akan dibekali identitas dengan dilengkapi Kaos, Rompi dan Topi. Meskipun berstatus Relawan namun ada honor yang layak setiap bulannya,” jelas Abi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here